Polres Dharmasraya Perketat Pengawasan PETI, Lokasi Tambang Ilegal di Sungai Kambut Ditertibkan
Pemusnahan sejumlah sarana serta prasarana yang ditemukan di lokasi penambangan ilegal.
SIGAPNEWS.CO.ID | DHARMASRAYA -- Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya memperketat pengawasan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya. Langkah tersebut ditandai dengan penertiban lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas tambang ilegal di kawasan Muaro MOU, Nagari Sungai Kambut.
Penertiban dilakukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Alang Bateh Polres Dharmasraya. Petugas menyisir kawasan yang diduga digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal, kemudian membongkar dan memusnahkan sejumlah sarana serta prasarana yang ditemukan di lokasi.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian mencegah aktivitas PETI kembali beroperasi sekaligus mengantisipasi dampak terhadap lingkungan dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kasat Reskrim Polres Dharmasraya, AKP Andri, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi praktik pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan maupun menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Penertiban ini merupakan komitmen kepolisian untuk menjaga Kamtibmas dan mencegah meluasnya aktivitas PETI di wilayah hukum Polres Dharmasraya,” tegas AKP Andri.
Menurutnya, penanganan PETI tidak berhenti pada pembongkaran sarana tambang. Kepolisian juga akan melakukan pemantauan secara berkala untuk mencegah lokasi yang telah ditertibkan kembali dimanfaatkan untuk kegiatan pertambangan ilegal.
Tim URC Alang Bateh bersama jajaran terkait akan meningkatkan patroli di sejumlah kawasan yang dipetakan rawan menjadi lokasi aktivitas PETI.
Polres Dharmasraya juga mengajak masyarakat ikut berperan dalam pengawasan lingkungan. Warga diminta tidak terlibat ataupun memberikan fasilitas bagi kegiatan pertambangan tanpa izin.
“Kami meminta masyarakat untuk segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin di sekitar mereka. Upaya pengawasan ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
Editor :Andry