UNP Bekali Dosen Melalui BIMTEK Training of Trainer Pembelajaran Transformatif
Kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Training of Trainer (ToT) Pembelajaran Transformatif, diikuti 105 dosen dari berbagai fakultas. di Ruang Sidang Senat, Lantai IV Gedung Rektorat UNP, Senin (8/6/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG – Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat transformasi pendidikan tinggi dengan meningkatkan kapasitas dosen dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Sebagai bagian dari upaya tersebut, UNP menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Training of Trainer (ToT) Pembelajaran Transformatif yang diikuti 105 dosen dari berbagai fakultas. Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Senat, Lantai IV Gedung Rektorat UNP, Senin (8/6/2026).
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dosen dalam merancang, melaksanakan, serta melakukan asesmen pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa. Melalui program ini, para peserta dipersiapkan menjadi trainer yang akan mengimbaskan praktik pembelajaran transformatif di program studi masing-masing.
Kasubdirektorat Inovasi Pembelajaran, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) UNP, Dr. Nofrion, M.Pd., dalam laporannya menjelaskan bahwa pembelajaran transformatif merupakan pendekatan yang dirancang untuk memperkaya strategi pembelajaran di perguruan tinggi, bukan menggantikan metode yang telah ada.
Menurutnya, pembelajaran transformatif mendorong dosen menghadirkan pengalaman belajar yang mampu membangun kemampuan berpikir kritis, reflektif, kolaboratif, serta menghubungkan teori dengan praktik dalam kehidupan nyata.
"Pembelajaran transformatif hadir bukan untuk menggantikan pendekatan yang sudah ada, tetapi untuk memperkaya desain pembelajaran di perguruan tinggi. Kita ingin mendorong dosen agar mampu memantik daya kritis dan refleksi mahasiswa, merancang aksi nyata, serta mengintegrasikan teori dengan praktik dalam kehidupan sehari-hari," ujar Dr. Nofrion.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian ToT telah dimulai sejak 7 Juni 2026 melalui pembelajaran mandiri secara daring. Peserta memperoleh berbagai modul, bahan ajar, dan materi pengayaan sebelum mengikuti sesi tatap muka. Selama pelaksanaan BIMTEK, peserta akan mengikuti diskusi, praktik penyusunan desain pembelajaran, penugasan mandiri, refleksi, hingga kegiatan pengimbasan (sharing knowledge) di lingkungan program studi masing-masing.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Inovasi UNP, Prof. Ir. Anni Faridah, M.Si., menegaskan bahwa implementasi pembelajaran transformatif merupakan salah satu strategi penting dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kemampuan beradaptasi, kreativitas, serta daya saing global.
Ia berharap 105 dosen peserta BIMTEK mampu menjadi agen perubahan yang menggerakkan transformasi pembelajaran di lingkungan UNP.
"Kami berharap para peserta tidak hanya memahami konsep pembelajaran transformatif, tetapi juga mampu menjadi trainer di program studi masing-masing. Dengan demikian, implementasi pembelajaran transformatif dapat berjalan secara optimal pada semester Juli–Desember 2026," ungkap Prof. Anni.
Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini juga disampaikan oleh Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SSPT), Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D., melalui sambutan video.
Dalam pesannya, Prof. Ardi menekankan bahwa dosen memegang peran strategis sebagai motor penggerak transformasi pendidikan tinggi. Menurutnya, pelatihan ini dirancang agar dosen mampu menyusun perencanaan pembelajaran, melaksanakan proses belajar mengajar, hingga melakukan asesmen yang komprehensif pada setiap mata kuliah.
Ia berharap peserta ToT dapat menjadi pelopor dalam menyebarluaskan praktik-praktik terbaik (best practices) pembelajaran transformatif sehingga tercipta ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif, relevan, dan berdampak bagi mahasiswa.
BIMTEK Training of Trainer ini menghadirkan dua narasumber internal UNP yang memiliki kompetensi di bidang pengembangan pembelajaran, yakni Dr. Nofrion, M.Pd., selaku Kasubdit Inovasi Pembelajaran, PJJ, dan RPL, serta Dr. Muhammad Adri, M.T., Kasubdit Praktik Lapangan Kependidikan (PLK).
Melalui kegiatan ini, UNP menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kapasitas dosen sebagai pendidik profesional. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi pendidikan tinggi yang berorientasi pada pembelajaran yang lebih aktif, reflektif, kolaboratif, serta mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi dinamika dunia kerja dan perkembangan teknologi di masa depan.(*)
Editor :Andry