PUPR dan Kejari Sawahlunto Kawal Proyek Jalan Simpang Santur–SMEA Talawi, Progres Lampaui Target
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sawahlunto Dtk Abadi.
SIGAPNEWS.CO.ID | SAWAHLUNTO – Pemerintah Kota Sawahlunto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Sawahlunto melakukan monitoring lapangan terhadap pelaksanaan proyek Jalan Simpang Santur–SMEA Talawi di Kecamatan Barangin.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kedua instansi dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan, akuntabel, tepat mutu, dan tepat waktu.
Tim monitoring meninjau langsung kondisi lapangan, progres pekerjaan, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis.
Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), paket pekerjaan Jalan Simpang Santur–SMEA Talawi yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Tahun Anggaran 2026 dengan pagu anggaran sebesar Rp882.670.000 sebelumnya sempat mengalami tender ulang karena tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran. Pada proses lelang ulang, proyek tersebut dimenangkan oleh PT Kamala Unida asal Kota Padang.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Sawahlunto, Dtk Abadi, mengatakan pelaksanaan pekerjaan saat ini berjalan lebih cepat dari target yang telah direncanakan.
"Kemajuan pekerjaan saat ini sudah plus 0,6 persen dari rencana. Artinya progres di lapangan berjalan lebih cepat dibanding target, sehingga kami optimistis pekerjaan ini dapat diselesaikan tepat waktu," ujar Dtk Abadi.
Ia menjelaskan, saat ini pekerjaan difokuskan pada penyiapan lapisan pondasi jalan. Material Base A terlebih dahulu dibersihkan sebelum dilakukan proses pemadatan agar kualitas konstruksi sesuai standar.
"Pembersihan material Base A dilakukan sebelum dipadatkan. Selanjutnya proses pemadatan harus memenuhi faktor kepadatan minimal 95 persen sesuai spesifikasi teknis," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sawahlunto, Rendra, S.H., M.H., menilai pelaksanaan proyek sejauh ini telah berjalan dengan baik. Namun, ia mengingatkan pentingnya melibatkan masyarakat sekitar agar setiap potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini.
"Secara umum kami melihat pekerjaan sudah berjalan cukup baik dan sesuai tahapan. Namun kami berharap pihak pelaksana lebih melibatkan masyarakat setempat dalam pelaksanaan pekerjaan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan maupun kendala di lapangan dapat diminimalisasi sejak dini sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai," kata Rendra.
Melalui sinergi antara Dinas PUPR, Kejaksaan Negeri Sawahlunto, dan penyedia jasa konstruksi, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap pembangunan Jalan Simpang Santur–SMEA Talawi dapat diselesaikan sesuai target sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Barangin.(*)
Editor :Andry