Halte Imam Bonjol Naik Kelas: Nunggu Bus Kini Bisa Ngecas dan Lebih Aman
Pemerintah Kota Padang melalui PSM)menyulap Halte Pusat Kota Imam Bonjol, Jalan Hasanuddin, menjadi halte modern yang lebih nyaman, aman, dan ramah pengguna.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Menunggu bus Trans Padang di pusat kota kini tak lagi sekadar berdiri di pinggir jalan. Pemerintah Kota Padang melalui Padang Sejahtera Mandiri (PSM) menyulap Halte Pusat Kota Imam Bonjol, Jalan Hasanuddin, menjadi halte modern yang lebih nyaman, aman, dan ramah pengguna.
Pembaruan halte yang melayani dua koridor sibuk—Koridor 2 (Pusat Kota–Bungus Teluk Kabung) dan Koridor 3 (Pusat Kota–Pusat Pemerintahan)—telah berlangsung selama sepekan terakhir. Hasilnya, wajah halte berubah signifikan, menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.
Kini, halte Imam Bonjol dilengkapi kamera pengawas (CCTV) untuk meningkatkan rasa aman, colokan listrik bagi penumpang yang ingin mengisi daya gawai, hingga peta jaringan koridor Trans Padang yang memudahkan penumpang menentukan rute. Penataan jalur layanan pun dibuat lebih jelas agar alur naik-turun penumpang semakin tertib.
Staf Operasional Koridor 2 Trans Padang, Yudhi Sudarma, menyebut pembenahan ini memberi pengalaman baru bagi pengguna transportasi umum. “Halte baru ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Penumpang bisa menunggu dengan nyaman, mengisi daya handphone, dan lebih mudah memilih rute tujuan,” ujarnya, Minggu (11/1/2026).
Respons positif juga datang dari pengguna. Rahma Gustina, siswa SMKN 9 Padang asal Bungus Teluk Kabung, mengaku pembaruan halte sangat membantu aktivitas hariannya.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah membangun halte baru untuk rute ke Bungus. Jadi lebih nyaman dan jelas,” katanya.
Pemko Padang menegaskan peningkatan fasilitas halte ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif. Dengan wajah baru halte Imam Bonjol, pemerintah berharap semakin banyak warga beralih ke Trans Padang demi mobilitas kota yang lebih tertib dan berkelanjutan.(*)
Editor :Andry