Bupati Welly Suhery Tegaskan ODF Harus Jadi Gerakan Bersama Menuju Pasaman Maju
Kegiatan rapat Pleno dan Deklarasi ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Selasa (28/7/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | PASAMAN – Pemerintah Kabupaten Pasaman menggelar Rapat Pleno dan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) sebagai bentuk komitmen bersama mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari perilaku buang air besar sembarangan. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat melalui Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Asisten I Setdakab Pasaman, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, BAZNAS Kabupaten Pasaman, Ketua TP PKK Kabupaten Pasaman, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), kepala puskesmas se-Kabupaten Pasaman, camat, wali nagari, serta unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa rapat pleno ini merupakan tahapan strategis untuk memastikan kesiapan Kabupaten Pasaman menuju status Open Defecation Free (ODF) secara menyeluruh.
Menurutnya, keberhasilan ODF tidak hanya diukur dari tersedianya sarana sanitasi, tetapi juga dari tumbuhnya budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat yang berdampak pada meningkatnya derajat kesehatan, kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
"Keberhasilan ODF hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat, berkesinambungan, dan saling menguatkan antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, tokoh agama, hingga masyarakat itu sendiri," ujar Bupati.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Kesehatan Provinsi beserta Tim STBM yang selama ini memberikan pembinaan, pendampingan, dan dukungan dalam percepatan pencapaian ODF di Kabupaten Pasaman.
Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk mengintegrasikan dukungan terhadap program ODF ke dalam setiap program pembangunan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Camat, wali nagari, serta puskesmas diminta terus memperkuat pembinaan, pendampingan, monitoring, serta memastikan kelengkapan data sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Selain itu, TP PKK, GOW, Dharma Wanita Persatuan, BAZNAS, tokoh agama, dan tokoh masyarakat diharapkan menjadi motor penggerak perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
"Melalui kolaborasi seluruh elemen, saya meyakini ODF akan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan menuju Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan," tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat melalui Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam mewujudkan sanitasi total berbasis masyarakat. Ia berharap sinergi lintas sektor terus diperkuat agar target ODF dapat dipertahankan secara berkelanjutan dan menjadi budaya hidup masyarakat.
Di akhir sambutannya, Bupati Welly Suhery secara resmi membuka Rapat Pleno dan Deklarasi ODF Kabupaten Pasaman Tahun 2026 dengan mengucapkan basmalah dan berharap seluruh rangkaian kegiatan mendapat ridha Allah SWT serta membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Pasaman.(*)
Editor :Andry