Dua Dosen UNP Wakili Sumbar Ikuti ToT Nasional Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek
Dr. Nofrion, M.Pd. dan Dr. Mohammad Adri, S.Pd., M.T.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Universitas Negeri Padang dipercaya mewakili perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumatera Barat dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) Penerapan Pembelajaran Transformatif pada Perguruan Tinggi di Indonesia yang diselenggarakan Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun 2026.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis pada Selasa (26/5/2026), kegiatan tersebut berlangsung pada 17–20 Mei 2026 di Hotel Aston Priority, Jakarta Selatan, bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka.
Dalam kegiatan itu, UNP mengirimkan dua dosen dari Direktorat Akademik, yakni Dr. Nofrion, M.Pd. selaku Kepala Subdirektorat Inovasi Pembelajaran, PJJ, dan RPL serta Dr. Mohammad Adri, S.Pd., M.T. selaku Kepala Subdirektorat PLK.
Wakil Rektor Bidang SDM dan TIK UNP, Prof. Dr. Ir. Anni Faridah, M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan UNP dalam kegiatan nasional tersebut menjadi bentuk kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas UNP dalam pengembangan pembelajaran inovatif di perguruan tinggi.
Menurutnya, hasil pelatihan akan ditindaklanjuti melalui program pengimbasan kepada dosen-dosen di lingkungan UNP agar implementasi pembelajaran transformatif dapat diterapkan secara lebih luas di kampus.
“Kehadiran dosen UNP pada kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat implementasi pembelajaran transformatif di kampus dan nantinya dapat diterapkan lebih luas kepada seluruh dosen,” ujarnya.
Kegiatan ToT tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek RI, Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, serta dihadiri Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Prof. Ardi Findyartini, pimpinan UHAMKA, dan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Prof. Ahmad Najib Burhani menegaskan pentingnya transformasi pembelajaran di perguruan tinggi guna mewujudkan pendidikan berkualitas yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Quality Education. Salah satu langkah strategis yang dilakukan pemerintah ialah memperkuat kapasitas dosen dan mendorong penerapan pembelajaran inovatif di perguruan tinggi.
Sementara itu, Prof. Ardi Findyartini menjelaskan bahwa pelatihan bagi dosen sebagai trainer nasional merupakan bagian penting dalam mempercepat implementasi pembelajaran transformatif di pendidikan tinggi melalui kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi.
Dr. Nofrion menambahkan, pembelajaran transformatif merupakan pendekatan pembelajaran yang mendorong mahasiswa berpikir kritis terhadap pemahaman yang telah dimiliki sebelumnya melalui tahapan trigger, reflection, action, dan integration. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun pemahaman yang lebih mendalam sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu pada konteks nyata.
Selain memperoleh penguatan kapasitas, peserta ToT juga berpeluang menjadi trainer tingkat nasional yang nantinya dapat memberikan pelatihan kepada dosen-dosen di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Universitas Negeri Padang turut mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas dosen dan inovasi pembelajaran di perguruan tinggi. Selain itu, kolaborasi antara Kemdiktisaintek, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam pelaksanaan ToT ini juga menjadi bagian dari implementasi SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).(*)
Editor :Andry