Dosen Ilmu Komunikasi UNP Raih Bantuan Apresiasi Sastra dari Kemendikdasmen
Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang, Dr. Mohammad Isa Gautama, S.Pd., M.Si.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang, Dr. Mohammad Isa Gautama, S.Pd., M.Si., berhasil meraih Bantuan Apresiasi bagi Pelaku/Pegiat Sastra dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Penghargaan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Nomor 163/BANPEM.BPPB/G/05/2026 tentang Calon Penerima Bantuan Fasilitasi dan Penerima Bantuan Apresiasi Program Penyaluran Bantuan Pemerintah Bidang Kebahasaan dan Kesastraan Tahun 2026.
Dalam lampiran keputusan tersebut, Mohammad Isa Gautama tercatat sebagai penerima pada kategori Pelaku/Pegiat Sastra yang Berkiprah Selama 25 Tahun atau Lebih. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi dan dedikasinya dalam dunia sastra Indonesia, khususnya di bidang puisi, cerpen, esai, dan penulisan kolom.
Isa mulai menekuni dunia kepenulisan sastra sejak akhir 1980-an. Karya pertamanya berupa cerpen anak dimuat di Mingguan Canang pada 1987, sedangkan puisi pertamanya terbit di majalah anak-anak Saya Anak Indonesia pada awal 1988. Sejak saat itu, ia terus aktif menulis dan mempublikasikan karya di berbagai media lokal maupun nasional.
Dalam perjalanan kreatifnya sebagai penyair, karya-karya Isa telah dimuat di sejumlah media sastra dan budaya, seperti Horison, Kompas.id, bacapetra.co, basabasi.co, balipolitika.com, Harian Haluan, Harian Singgalang, Republika, Lampung Post, dan Bali Post.
Ia juga telah menerbitkan empat buku kumpulan puisi, yakni Jalan Menangis Menuju Surga, Bunga yang Bersemi kala Aku Sunyi, Syair Cinta tanpa Kopi, dan Nyanyian Batu. Selain itu, Isa menerbitkan satu kumpulan cerpen berjudul Pada Sebuah Khuldi, serta tiga buku kumpulan kolom dan esai, yaitu Politik tanpa Dialog, Modernisme tanpa Pengaman, dan Negeri Banyak Sopir.
Kiprah Isa dalam dunia sastra dimulai sejak masa remaja. Saat masih pelajar, ia kerap meraih penghargaan dalam lomba penulisan puisi tingkat daerah maupun nasional. Salah satu prestasi pentingnya ialah ketika puisinya terpilih sebagai salah satu dari 10 puisi terbaik dalam Lomba Cipta Puisi Pelajar Nasional yang diselenggarakan Teater Kene, Bali, dan dimuat dalam antologi Nyanyian Fajar.
Pada 1998, Isa juga meraih Margarana Award dari Yayasan Selakunda, Bali, setelah puisinya masuk dalam jajaran karya terbaik pada sayembara penulisan puisi tingkat nasional. Sejumlah puisinya turut dimuat dalam berbagai antologi sastra berskala daerah, nasional, hingga internasional.
Selain dikenal sebagai penyair, Isa aktif menulis esai, kolom, dan artikel kritik sosial. Tulisan-tulisannya yang mengangkat isu sosial, budaya, media, pendidikan, dan kritik publik telah dipublikasikan di berbagai media massa lokal maupun nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga aktif menulis kolom di Kompas.com dan sejumlah media daring lainnya.
Di lingkungan akademik, Mohammad Isa Gautama saat ini mengajar di Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial UNP. Sebelumnya, ia juga pernah mengajar di Program Studi Sosiologi. Kiprahnya di dunia akademik dan kesusastraan menunjukkan eratnya hubungan antara kreativitas, pemikiran kritis, dan pengabdian intelektual.
Raihan Bantuan Apresiasi dari Kemendikdasmen ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Mohammad Isa Gautama, tetapi juga bagi Universitas Negeri Padang. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa sivitas akademika UNP turut berkontribusi dalam pengembangan kebahasaan, kesastraan, literasi, dan kebudayaan Indonesia.(*)
Editor :Andry