DTI UNP Gelar Pelatihan Keamanan & Penanganan Serangan Siber untuk Perkuat Ketahanan Digital Kampus
Pelatihan Keamanan dan Penanganan Serangan Siber bagi pengelola aplikasi dan website di lingkungan UNP via Zoom, Rabu (21/1/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Direktorat Teknologi Informasi (DTI) Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat sistem keamanan digital kampus dengan menyelenggarakan Pelatihan Keamanan dan Penanganan Serangan Siber bagi pengelola aplikasi dan website di lingkungan UNP, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ancaman serangan siber terhadap sistem informasi perguruan tinggi, khususnya website institusi dan jurnal akademik yang menjadi media utama diseminasi informasi dan publikasi ilmiah. Dalam beberapa tahun terakhir, platform Open Journal System (OJS) dan website berbasis Content Management System (CMS) kerap menjadi target serangan seperti malware, defacement, hingga Distributed Denial of Service (DDoS). Kondisi ini mendorong pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai langkah strategis dalam menjaga keamanan sistem.
Kegiatan ini diikuti oleh 205 peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa dari berbagai fakultas, program studi, unit kerja, direktorat, serta lembaga di lingkungan UNP. Tingginya partisipasi mencerminkan meningkatnya kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya keamanan siber dalam mendukung tata kelola teknologi informasi yang andal dan berkelanjutan.
Pelatihan menghadirkan tiga narasumber berpengalaman di bidang keamanan siber. Muhammad Rusdi, S.T., M.Pd.T., selaku Cyber Analysis Engineer, memaparkan materi tentang WordPress Security Audit & Incident Response, yang mencakup identifikasi celah keamanan dan langkah penanganan insiden. Andri Eka Putra, M.Pd.T., sebagai OJS Cyber Attack Specialist, membahas strategi pencegahan dan penanganan serangan pada platform OJS, termasuk praktik pengamanan jurnal ilmiah digital. Sementara itu, Irving Nazmi, S.Kom., Kepala Seksi Infrastruktur Jaringan UNP, menjelaskan aspek keamanan hosting dan data center sebagai fondasi utama layanan teknologi informasi.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi UNP, Prof. Dr. Ir. Anni Faridah, M.Si., menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ketahanan siber (cyber resilience) di lingkungan kampus. “Keamanan siber bukan hanya tanggung jawab pengelola teknis, tetapi merupakan komitmen bersama seluruh sivitas akademika. Kami berharap peserta mampu mencegah dan menangani potensi serangan secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang koordinasi dan berbagi pengetahuan antarunit dalam menghadapi tantangan transformasi digital. Seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan akademik dan administratif, diperlukan sinergi yang kuat antara pengelola sistem, pimpinan unit, dan pengguna layanan untuk menjaga keamanan serta keandalan sistem secara menyeluruh.
Direktur DTI UNP, Prof. Dr. Rahadian Zainul, M.Si., menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas peserta dalam mengelola sistem secara aman. Dengan demikian, ekosistem digital kampus dapat terus berkembang menjadi lebih aman, andal, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi UNP sebagai perguruan tinggi unggul di tingkat nasional dan internasional.(*)
Editor :Andry