Tim Peduli Bencana FIK UNP Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Galodo di Maninjau
Tim Peduli Bencana FIK UNP salurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana galodo di kawasan Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu (27/12/2025).
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Tim Peduli Bencana Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat serta panti asuhan yang terdampak bencana galodo di kawasan Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu (27/12/2025).
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Humas UNP, Jumat (2/1/2026), bantuan disalurkan di Jorong Labuah, Kecamatan Tanjung Sani, serta di Panti Asuhan Aisyiyah yang berlokasi di Muaro Pisang, Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Bantuan yang diberikan berupa sembako, pakaian layak pakai, serta karpet untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Kegiatan ini melibatkan sivitas akademika dan organisasi mahasiswa (ORMAWA) FIK UNP, serta dilaksanakan atas izin dan dukungan penuh dari pimpinan fakultas. Aksi ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
Pembina BEM FIK UNP, Haripah Lawanis, M.Pd., yang turut memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial sivitas akademika.
“Bantuan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak galodo di Maninjau. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita, terutama di tengah kondisi yang masih rawan akibat potensi galodo susulan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, FIK UNP menunjukkan komitmennya dalam menjalankan peran sosial dan kemanusiaan dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan ORMAWA secara aktif dalam proses penggalangan hingga pendistribusian bantuan.
Hingga saat ini, wilayah Maninjau masih dilaporkan berpotensi mengalami galodo susulan, sehingga dukungan dan perhatian dari berbagai pihak masih sangat dibutuhkan untuk membantu percepatan pemulihan masyarakat terdampak.(*)
Editor :Andry