Banjir Genangan Nanggalo dan Kuranji Akibat Luapan Sungai Batang Kuranji
Banjir di kawasan Nanggalo.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Jumat (2/1/2025) menyebabkan debit Sungai Batang Kuranji meningkat tajam.
Kondisi ini memicu banjir Kota Padang di dua wilayah padat penduduk, yakni Kecamatan Nanggalo dan Kecamatan Kuranji.
Di Kecamatan Nanggalo, luapan air sungai mulai memasuki kawasan permukiman warga pada Jumat siang.
Sejumlah titik terdampak banjir dilaporkan berada di kawasan Kubutama, Green Permata, Lapai, dan Gurun Laweh, yang selama ini dikenal rawan genangan saat hujan berintensitas tinggi.
Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis, mengatakan warga telah diminta meningkatkan kewaspadaan karena curah hujan masih berlangsung dan berpotensi memperparah banjir Sungai Batang Kuranji.
“Beberapa permukiman sudah terdampak luapan air. Kami mengimbau warga tetap siaga dan memantau kondisi lingkungan sekitar,” ujarnya, Jumat.
Luapan Sungai Batang Kuranji juga merendam rumah warga di Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, tepatnya di RT 01/RW 22.
Debit air sungai terpantau tinggi, sehingga aparat mengingatkan warga untuk menjauhi bantaran sungai demi keselamatan.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Surau Gadang, Aipda Windrizal, menyebut potensi bahaya masih cukup besar apabila hujan kembali turun di wilayah hulu.
“Kami mengimbau masyarakat menjauh dari bantaran sungai dan area rawan luapan untuk menghindari risiko banjir susulan,” katanya.
Selain Nanggalo, banjir Kecamatan Kuranji juga terjadi akibat luapan sungai yang sama.
Genangan air cukup parah dilaporkan di kawasan Pasar Lalang, Kelurahan Kuranji, dengan sedikitnya 15 kepala keluarga terdampak langsung.
Kapolsek Kuranji, Kompol Hendri, mengatakan aparat gabungan terus melakukan pemantauan intensif di sepanjang aliran sungai sebagai langkah antisipasi banjir Padang akibat hujan deras.
Hingga sekarang, kondisi Sungai Batang Kuranji masih diawasi secara berkala.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air Sungai Batang Kuranji apabila hujan kembali mengguyur kawasan hulu. (*)
Editor :Andry