390 Jemaah Kloter 1 Embarkasi Padang Pulang ke Tanah Air, Satu Jemaah Masih Dirawat di Jeddah
Tampak para jamaah yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Padang (PDG 01) menuju Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.
SIGAPNEWS.CO.ID | JEDDAH — Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Tanah Suci, jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Padang (PDG 01) mulai bertolak menuju Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.
Ketua Kloter 1 Embarkasi Padang, Dian Khairaty, menjelaskan bahwa dari total 391 jemaah yang diberangkatkan dari Indonesia, sebanyak 390 orang mengikuti penerbangan pemulangan sesuai jadwal. Sementara satu orang jemaah belum dapat bergabung dalam rombongan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Jumlah jemaah yang pulang ke Tanah Air sebanyak 390 orang. Satu orang jemaah atas nama Busnar Jamaran, pemegang paspor nomor X6256212, saat ini masih dirawat di RS Ibnu Sina College, Jeddah," ujar Dian Khairaty.
Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan jumlah jemaah yang kembali bersama kloter berkurang satu orang dari total keberangkatan. Meski demikian, proses pemulangan secara umum berlangsung lancar dengan dukungan petugas haji Indonesia dan otoritas terkait di Arab Saudi.
Dian mengatakan, pihak kloter terus berkoordinasi dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi serta tim kesehatan guna memastikan penanganan terbaik bagi jemaah yang masih dirawat tersebut. Setelah kondisi kesehatannya memungkinkan, yang bersangkutan akan dipulangkan ke Indonesia melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Kloter 1 Embarkasi Padang dijadwalkan meninggalkan Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada Rabu (3/6/2026) pukul 05.00 waktu Arab Saudi. Rombongan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat, pada pukul 18.15 WIB, setelah menempuh perjalanan udara menuju Tanah Air.
Kepulangan Kloter 1 Embarkasi Padang menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji asal Sumatera Barat dan Bengkulu yang tergabung dalam Embarkasi Padang. Para jemaah sebelumnya telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah, mulai dari umrah wajib, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga tawaf ifadah di Masjidil Haram.
Suasana haru dan syukur tampak menyelimuti para jemaah saat meninggalkan Tanah Suci. Di balik berbagai tantangan selama penyelenggaraan haji tahun ini, mereka bersyukur dapat menunaikan rukun Islam kelima dan bersiap kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Pihak kloter juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar Busnar Jamaran segera diberikan kesembuhan dan dapat menyusul kepulangan ke Tanah Air dalam keadaan sehat.
"Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur, serta jemaah yang masih dirawat segera pulih dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya," tutup Dian Khairaty.(*)
Editor :Andry