Gelombang 2,5 Meter Ancam Perairan Mentawai dan Pesisir Selatan Hingga Akhir Pekan
BMKG
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG - Gelombang laut setinggi hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan Sumatera Barat selama tiga hari ke depan sehingga nelayan dan pengguna transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur memprakirakan kondisi cuaca maritim di wilayah Sumatera Barat didominasi cerah berawan hingga berawan tebal pada Rabu (3/6/2026) hingga Sabtu (6/6/2026).
Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang mencapai 2,5 meter meliputi perairan Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.
"Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut diimbau selalu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melaut," ujar BMKG Maritim Teluk Bayur.
Pada periode Rabu (3/6/2026) hingga Kamis (4/6/2026), angin diperkirakan bertiup dari timur laut hingga barat dengan kecepatan 1 sampai 5 knot.
Kondisi gelombang pada periode tersebut berada dalam kategori rendah hingga sedang meski beberapa wilayah perairan tetap berpotensi mengalami peningkatan tinggi gelombang.
Memasuki Kamis (4/6/2026) hingga Jumat (5/6/2026), cuaca diperkirakan berawan hingga berawan tebal dengan arah angin dari timur hingga timur laut berkekuatan 2 sampai 7 knot.
Gelombang laut pada periode itu masih berada pada kategori rendah hingga sedang di sebagian besar wilayah perairan Sumatera Barat.
Sementara itu, pada Jumat (5/6/2026) hingga Sabtu (6/6/2026), cuaca maritim diprediksi masih didominasi awan tebal dengan angin dari arah timur berkecepatan 1 sampai 6 knot.
Potensi gelombang hingga 2,5 meter kembali diperkirakan terjadi di sejumlah perairan Kepulauan Mentawai dan kawasan Pesisir Selatan.
BMKG juga memprediksi pasang laut pada Rabu (3/6/2026) terjadi sekitar pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB serta pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Sedangkan kondisi surut laut diperkirakan berlangsung pada pukul 00.00 WIB hingga 02.00 WIB dan kembali terjadi pada pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB.
"Kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi gelombang sangat penting untuk menjaga keselamatan pelayaran," ungkap BMKG.(*)
Editor :Andry