UNP Gelar Workshop Kepenulisan Buku, Dorong Dosen Hasilkan Karya Berkualitas dan Best Seller
UNP melalui LPPM gelar Workshop Kepenulisan Buku di Ruang Sidang Senat UNP, Selasa (31/3/2026)
SIGAPNEWS.CO.ID PADANG — Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar Workshop Kepenulisan Buku pada Selasa (31/3/2026) di Ruang Sidang Senat UNP. Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah dosen, khususnya dalam bentuk buku ajar, buku referensi, dan monograf.
Workshop ini diikuti ratusan peserta yang terdiri dari dosen dan guru besar di lingkungan UNP. Para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari narasumber berpengalaman di bidang penulisan dan penerbitan buku.
Pada sesi materi, M. Fuadin, S.E., menyampaikan topik “Kiat Menerbitkan Buku Ajar dan Buku Teks/Referensi Perguruan Tinggi Berskala Nasional”. Sementara itu, akademisi Universitas Indonesia, Prof. Dr. Topo Santoso, S.H., M.H., membawakan materi bertajuk “Menghasilkan Buku Berkualitas dan Best Seller dari Perencanaan hingga Terbit”.
Rektor UNP yang diwakili oleh Sekretaris Universitas, Prof. Dr. Erianjoni, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan budaya literasi di lingkungan akademik. Ia menyampaikan bahwa program penulisan buku di UNP telah berjalan secara konsisten dan menghasilkan ratusan karya yang berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
“Menulis buku merupakan bagian penting dari literasi akademik yang tidak terpisahkan dari kegiatan membaca dan penelitian. Lebih dari itu, buku adalah investasi intelektual jangka panjang yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa penulisan buku tidak semata-mata untuk memenuhi persyaratan administratif, seperti kenaikan jabatan akademik, tetapi juga sebagai sarana kontribusi nyata dalam penyebarluasan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala LPPM UNP, Prof. Dr. Anton Komaini, S.Si., M.Pd., mengungkapkan tingginya antusiasme dosen dalam mengikuti kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa meskipun jumlah dosen di UNP mencapai lebih dari seribu orang, produktivitas buku masih perlu terus ditingkatkan.
“Saat ini, rata-rata produksi buku di UNP berkisar antara 300 hingga 400 judul per tahun. Melalui workshop ini, kami berharap angka tersebut dapat terus meningkat, baik dari segi kuantitas maupun kualitas,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa LPPM telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pendampingan penulisan, pembiayaan penerbitan, hingga pemberian insentif bagi dosen. Oleh karena itu, dosen didorong untuk memanfaatkan peluang tersebut dan menjadikan penulisan buku sebagai bagian integral dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Workshop ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan strategi dari praktisi serta akademisi nasional dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas, berdaya saing, dan berpotensi menjadi best seller di tingkat nasional. (*)
Editor :Andry