PPKLH UNP dan Renol Energy Serahkan 1 Ton Solar Hasil Olahan Plastik untuk Bencana di Agam
PPKLH UNP bersama mitra industri, Renol Energy dan PT Prawira Group, menyalurkan bantuan berupa 1 ton solar hasil pengolahan sampah plastik untuk mendukung penanganan bencana di Kabupaten Agam.
SIGAPNEWS,CO,ID | PADANG — Pusat Penelitian Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PPKLH) Universitas Negeri Padang (UNP) bersama mitra industri, Renol Energy dan PT Prawira Group, menyalurkan bantuan berupa 1 ton solar hasil pengolahan sampah plastik untuk mendukung penanganan bencana di Kabupaten Agam.
Solar tersebut merupakan hasil inovasi pengolahan limbah plastik melalui proses pirolisis, yang tidak hanya menghasilkan energi alternatif, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi volume sampah, menekan pencemaran mikroplastik, serta mendorong pengembangan ekonomi sirkular dan keindahan lingkungan.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Prof. Dr. Indang Dewata, M.Si., yang mewakili Rektor UNP sekaligus Wakil Direktur Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Sekolah Pascasarjana UNP, kepada Pemerintah Kabupaten Agam yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Dr. M. Lutfi.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam, Jafrizal, S.P., M.Si., Ketua PPKLH UNP Prof. Eri Barlian, perwakilan Renol Energy Dr. Ir. Mulya Gusman, M.T., Direktur Operasional PT Prawira Group Dimas Andrianto, serta mahasiswa Program Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan UNP dan para undangan lainnya.
Prof. Indang Dewata menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia usaha menjadi kunci dalam menghadirkan solusi inovatif bagi permasalahan lingkungan sekaligus mendukung pemulihan pascabencana.
“Melalui sinergi ini, pengolahan sampah plastik menjadi energi diharapkan dapat menjadi model pengelolaan lingkungan berkelanjutan, khususnya di wilayah rawan bencana, sekaligus memperkuat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Agam Dr. M. Lutfi menyampaikan apresiasi atas kontribusi UNP dalam mendukung pemulihan lingkungan di daerahnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Agam terus menjalin sinergi dengan perguruan tinggi, khususnya UNP, dalam berbagai program penanganan pascabencana ekologis.
“PPKLH UNP merupakan mitra strategis yang telah lama berkontribusi melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat, termasuk dalam pemulihan lingkungan di Kabupaten Agam,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan inovasi pengolahan limbah plastik menjadi energi tidak hanya menjadi solusi penanganan sampah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di wilayah terdampak bencana.(*)
Editor :Andry