UNP Gelar Kuliah Umum Internasional Bersama De Montfort University, Perkuat Literasi AI di Perguruan
Kuliah umum bersama De Montfort University (DMU), Inggris, dihadiri Prof. Shushma Patel, Wakil Rektor DMU, yang berlangsung di Ruang Sidang Senat Lantai 4 Gedung Rektorat UNP, Selasa (27/1/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperluas dan memperkuat jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan kuliah umum bersama De Montfort University (DMU), Inggris. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Shushma Patel, Wakil Rektor DMU, yang berlangsung pada Selasa (27/1/2026) di Ruang Sidang Senat Lantai 4 Gedung Rektorat UNP.
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Shushma Patel turut didampingi oleh Prof. Siobhan Keenan selaku Associate Dean of Research and Innovation serta Dr. Dani Harmanto, Associate Professor in Aeronautical Engineering. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membuka peluang kerja sama strategis antara UNP dan DMU, seperti program double degree di Inggris melalui skema beasiswa LPDP, pengembangan program bridging untuk peningkatan kemampuan bahasa Inggris dan riset, serta kolaborasi riset internasional antara dosen dan peneliti dari kedua institusi.
Dalam kuliah umumnya, Prof. Shushma Patel mengangkat tema pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa penggunaan AI perlu disesuaikan dengan peran masing-masing, baik mahasiswa maupun dosen. Bagi mahasiswa, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu pembelajaran, mulai dari pengembangan materi, penyusunan struktur konten, hingga peningkatan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Ia juga menekankan pentingnya sikap kritis dan tanggung jawab dalam menggunakan AI. Setiap informasi atau konten yang dihasilkan harus melalui proses verifikasi dan evaluasi agar tetap memenuhi standar akademik dan etika keilmuan. “AI memberikan akses yang luas terhadap sumber belajar, namun tanggung jawab akademik tetap berada pada penggunanya,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa di Inggris, termasuk di DMU, pemanfaatan AI telah terintegrasi dalam sistem pembelajaran dan asesmen. Mahasiswa didorong untuk mengeksplorasi penggunaan AI secara etis dalam berbagai bidang, mulai dari generasi teks, penerjemahan, hingga penerapan teknologi AI di sektor medis dan rekayasa perangkat lunak.
Dalam aspek penilaian, AI juga dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan objektivitas, seperti melalui sistem penilaian otomatis, pemberian umpan balik yang cepat dan personal, serta deteksi plagiarisme guna menjaga integritas akademik.
Melalui kegiatan ini, UNP menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi global sekaligus memperluas kolaborasi internasional dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.(*)
Editor :Andry