Perbaikan Jalan Nasional Lembah Anai Ditargetkan Rampung Juli 2026
Kepala BPJN Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, diwawancarai wartawan usai tinjau perbaikan jalan nasional di kawasan Lembah Anai.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG -- Proses perbaikan jalan nasional di kawasan Lembah Anai terus berjalan dan ditargetkan selesai secara permanen pada Juli 2026. Hingga saat ini, progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai sekitar 50 persen.
Pemerintah bersama pihak kontraktor terus menggenjot pengerjaan di lapangan agar jalur strategis penghubung Padang–Bukittinggi tersebut dapat kembali berfungsi normal tanpa pembatasan. Target penyelesaian diperkirakan pada pertengahan hingga akhir Juli 2026.
Selama proses perbaikan berlangsung, rekayasa lalu lintas masih diterapkan guna mendukung kelancaran pekerjaan. Sejak 1 April 2026, sistem buka-tutup jalan diberlakukan di sejumlah titik untuk memberikan ruang bagi aktivitas konstruksi sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas belum sepenuhnya normal, terutama pada jam-jam tertentu ketika pengerjaan dilakukan. Meski demikian, kendaraan tetap dapat melintas dengan pengaturan dari petugas di lapangan.
Masyarakat diimbau untuk bersabar serta tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama melintasi kawasan Lembah Anai. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyelesaian proyek agar konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat dapat kembali optimal.
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, menyampaikan bahwa progres perbaikan jalan nasional di kawasan Lembah Anai saat ini terus menunjukkan perkembangan positif.
“Alhamdulillah, hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai sekitar 50 persen. Kami optimistis perbaikan permanen dapat diselesaikan sesuai target, yakni pada pertengahan hingga akhir Juli 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama proses pengerjaan berlangsung, pihaknya masih memberlakukan sistem buka-tutup jalan guna mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Kami mohon pengertian masyarakat, karena pengaturan lalu lintas ini diperlukan agar pekerjaan dapat berjalan maksimal dan aman. Namun demikian, jalur tetap bisa dilalui dengan pengawasan petugas,” tambahnya.
Elsa juga mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut, mengingat kondisi jalan yang masih dalam tahap perbaikan serta potensi gangguan cuaca.
“Kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan ini secepat mungkin agar akses utama Padang–Bukittinggi kembali normal dan nyaman dilalui,” tutupnya.(*)
Editor :Andry