14 Remaja Pelaku Balap Liar Diamankan, Polresta Padang Tahan Motor hingga Usai Lebaran
14 pelaku balap liar bersama 10 unit sepeda motor diamankan Tim Khusus Alpha Polresta Padang.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG - Upaya penertiban balap liar selama Ramadan di Kota Padang kembali dilakukan jajaran Polresta Padang pada Kamis (19/2/2026) dini hari.
Sebanyak 14 pelaku balap liar bersama 10 unit sepeda motor diamankan tim gabungan di kawasan Taman Melati, Kota Padang, setelah aktivitas mereka dinilai meresahkan warga menjelang sahur hingga usai salat Subuh.
Penindakan ini menjadi sorotan karena mayoritas pelaku yang terjaring masih berstatus anak di bawah umur.
Komandan Tim Khusus Alpha Polresta Padang Ipda Fiki Indra Gani mengatakan patroli telah disiapkan sejak Rabu malam usai salat tarawih guna mengantisipasi tawuran dan balap liar.
"Dari Rabu malam kami sudah melakukan apel antisipasi tawuran dan balap liar setelah salat tarawih, kemudian dilanjutkan patroli," ujarnya.
Patroli berlangsung hingga menjelang sahur dengan menyasar titik-titik yang diduga menjadi lokasi kumpul pelaku balap liar.
Petugas yang menemukan aksi balapan di Taman Melati langsung melakukan pengejaran karena sejumlah remaja berusaha melarikan diri saat melihat kedatangan polisi.
"Hasil dari patroli tersebut, sebanyak 10 unit roda dua dan 14 orang pelaku balap liar diamankan oleh tim di lapangan," katanya.
Seluruh pelaku beserta kendaraan kemudian dibawa ke Mapolresta Padang untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Polresta Padang tidak hanya melakukan penindakan tetapi juga pembinaan terhadap para remaja tersebut dengan memanggil orang tua masing-masing.
Langkah ini diambil agar orang tua turut bertanggung jawab dan mencegah anak-anak mereka kembali terlibat balap liar selama Ramadan.
Untuk memberikan efek jera, seluruh kendaraan yang diamankan dikenakan sanksi tilang dan ditahan hingga setelah Lebaran.
"Untuk kendaraannya sesuai petunjuk pimpinan akan ditilang dan ditahan sampai setelah lebaran agar memberikan efek jera," tegasnya.
Kebijakan penahanan motor hingga usai Lebaran ini menjadi pesan tegas bahwa balap liar di Kota Padang tidak akan ditoleransi selama bulan puasa.
Kapolresta Padang menegaskan komitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang.
Personel kepolisian akan terus disiagakan setiap hari di sejumlah titik rawan guna menekan potensi gangguan keamanan selama Ramadan.
"Semoga hasilnya yang terbaik untuk Polresta Padang dalam menanggapi keluhan masyarakat karena setiap hari personil akan kami siagakan di sana selama bulan puasa," pungkasnya.(*)
Editor :Andry