Disambut Warga Payolinyam, Wagub Salurkan Bantuan Rp25 Juta dan Al-Qur’an untuk Masjid Nurul Jannah
Wagub Vasco menyerahkan bantuan Pemprov Sumbar senilai Rp25 juta serta 20 Al-Qur’an untuk mendukung pembangunan dan aktivitas keagamaan Masjid Nurul Jannah.
SIGAPNEWS.CO.ID | PAYAKUMBUH — Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyambut kedatangan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy di Masjid Nurul Jannah, Payolinyam, Desa Tigo Koto Dibaruah, Kecamatan Payakumbuh Utara, Jumat (20/2/2026). Kedatangan Wakil Gubernur dan rombongannya dalam rangka Safari Ramadhan 1447 H/2026.
Pada kesempatan itu, Wagub menyerahkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera senilai Rp 25 juta dan 20 Al-Quran untuk mendukung pengembangan dan kegiatan keagamaan masjid tersebut.
Pada kesempatan itu, Vasko mengakui bahwa ia terkesan melihat Masjid Nurul Jannah yang berdiri megah berkat kebersamaan dan partisipasi para jamaah.
"Masjid ini luar biasa. Kita tidak tahu dari mana bantuan itu datang, tetapi itu adalah tanda berkah. Itu berarti bahwa orang-orang yang beribadah di sini tulus, dan insya Allah, setiap amal perbuatan akan diterima oleh Allah SWT," kata Vasko.
Ia menekankan bahwa kekuatan utama sebuah tempat ibadah bukan hanya terletak pada bangunannya, tetapi juga pada ketulusan jamaahnya. Menurutnya, tidak semua masjid besar secara otomatis mudah mendapatkan dukungan.
"Ada banyak masjid besar, tetapi itu belum tentu membawa persatuan. Jika niat membangun masjid itu tulus, Allah akan mencukupinya. Dan bagi mereka yang membantu dengan niat baik, pahalanya akan dilipatgandakan, insya Allah," katanya.
Menanggapi informasi mengenai sisa utang pembangunan sekitar Rp. 17 juta, Vasko langsung menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera untuk membantu.
"Kalau begitu, Provinsi akan membantu Rp. 25 juta untuk Masjid Nurul Jannah ini," katanya, disambut tepuk tangan dari jamaah.
Pada kesempatan itu, Wagub juga menyinggung kondisi masyarakat yang masih berjuang untuk pulih setelah bencana. Hal ini menggambarkan bahwa fase tersulit seringkali terjadi setelah masa tanggap darurat berlalu.
"Pada awalnya, orang-orang fokus pada penyelamatan nyawa. Fase selanjutnya adalah mencari tempat tinggal. Tetapi fase tersulit adalah ketika Anda harus memikirkan bagaimana cara makan dan menghidupi keluarga, karena sebagian telah kehilangan ladang, rumah, bahkan anggota keluarga mereka," kata Vasko.
Menurutnya, tekanan ekonomi merupakan tantangan besar yang harus ditanggapi secara konkret dan cepat. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera telah menyiapkan berbagai skema pemulihan ekonomi untuk mempercepat kebangkitan masyarakat yang terdampak.
"Apa yang kita lakukan hari ini bukan hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat dapat bangkit dan mendapatkan kembali kekuatannya," tegasnya.
Sementara itu, Perwakilan Walikota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyampaikan apresiasinya atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera kepada masyarakat Payakumbuh.
"Kehadiran Bapak Wakil Gubernur di tengah masyarakat sangat menggembirakan bagi kami. Semoga ini membawa berkah bagi Kota Payakumbuh," katanya.
Sebelum agenda di Masjid Nurul Jannah, rombongan Safari Ramadhan Provinsi Sumatera juga menyerahkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada Linda Rianti (45), warga Desa Taratak Padang Kampuang, Payakumbuh Utara.
Setelah Payolinyam, Wagub melanjutkan kegiatannya dengan memeriksa pasar Pabukoan, berbuka puasa bersama masyarakat, dan melaksanakan salat Maghrib, Isya, dan Tarawih di Masjid Darul Ikhlas, Desa Padang Alai Bodi, Kecamatan Payakumbuh Timur. Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Sumatera menyumbangkan Rp 50 juta dan 20 Al-Quran, Rp 10 juta dari CSR Bank Nagari, Rp 3 juta dari BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, serta bantuan untuk kaum fakir.
Safari Ramadan ini merupakan perwujudan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk terus hadir di tengah masyarakat, mempererat kebersamaan, dan memastikan program pembangunan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (adpsb)
Editor :Andry