Affan dan Vidi Wakili Sawahlunto pada Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur XX
Sekretaris Umum KONI Sawahlunto, Hendri Febriyudi dan Ketua Umum FPTI Sawahlunto, Aspil Abyas, melepas keberangkatan dua atlet dan satu pelatih FPTI Kota Sawahlunto untuk mengikuti Kejurnas FPTI Kelompok Umur XX Tahun di Sekretariat KONI Sawahlunto,
SIGAPNEWS.CO.ID | SAWAHLUNTO -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto secara resmi melepas keberangkatan dua atlet dan satu pelatih Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Sawahlunto untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FPTI Kelompok Umur XX Tahun 2026 di Jakarta.
Pelepasan dilakukan Sekretaris Umum KONI Sawahlunto, Hendri Febriyudi, didampingi Ketua Umum FPTI Sawahlunto, Aspil Abyas, di Sekretariat KONI Sawahlunto, Senin (15/6/2026).
Kejurnas FPTI Kelompok Umur XX akan berlangsung pada 18–22 Juni 2026 di Jakarta International Climbing Wall Park. Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta akan mengikuti technical meeting pada 17 Juni 2026.
FPTI Sawahlunto mengirimkan satu pelatih dan dua atlet terbaiknya. Pelatih Rilki Ade Saputra akan mendampingi dua atlet muda, yakni Affan Syafaat Yusuf dan Vidi Alviano, yang akan bersaing memperebutkan prestasi di ajang nasional tersebut.
Ketua Umum FPTI Sawahlunto, Aspil Abyas, berpesan kepada para atlet dan pelatih agar menjaga sportivitas serta tampil maksimal selama pertandingan.
“Kejuaraan nasional ini bukan sekadar ajang meraih medali, tetapi juga menjadi sarana mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan sekaligus menambah pengalaman bertanding di level nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris KONI Sawahlunto Hendri Febriyudi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan atlet-atlet potensial guna menjaga regenerasi prestasi olahraga di Kota Arang.
Diharapkan keikutsertaan Affan Syafaat Yusuf dan Vidi Alviano pada Kejurnas FPTI Kelompok Umur XX 2026 dapat mengharumkan nama Kota Sawahlunto sekaligus menjadi motivasi bagi atlet-atlet panjat tebing muda lainnya untuk terus berprestasi.(*)
Editor :Andry