Korwil Sigapnews Sumbar Apresiasi Ketegasan Ditreskrimsus Polda Sumbar Berantas Mafia BBM Subsidi
Korwil Sigapnews Sumbar, Muchfiandi dan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan, S.I.K., M.Hum.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG – Langkah tegas Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat dalam mengungkap sejumlah kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mendapat apresiasi dari Korwil Sigapnews Sumbar, Muchfiandi.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul sejumlah pengungkapan kasus yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Sumbar di berbagai daerah, mulai dari Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok hingga Kota Padang. Berbagai penindakan tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusan aparat penegak hukum dalam menjaga agar program subsidi pemerintah benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
Salah satu pengungkapan terbaru terjadi di Jorong Padang Dama, Nagari Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam operasi tersebut, Tim Ditreskrimsus Polda Sumbar menemukan lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat penampungan BBM bersubsidi jenis Bio Solar.
Dari lokasi itu, petugas mengamankan ribuan liter Bio Solar yang tersimpan dalam puluhan jerigen, satu unit kendaraan Mitsubishi L300 tanpa pelat nomor, serta sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas pemindahan dan penyimpanan BBM.
Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Sumbar bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar juga mengungkap dugaan penyalahgunaan solar subsidi di Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Pengungkapan tersebut berawal dari pengawasan terhadap aktivitas pengisian BBM bersubsidi yang diduga dilakukan berulang kali menggunakan kendaraan pelangsir hingga akhirnya mengarah pada lokasi penyimpanan solar subsidi.
Selain itu, Unit I Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar juga menggagalkan pengangkutan BBM bersubsidi jenis Bio Solar yang diduga tidak sesuai ketentuan di kawasan Jalan Raya Balai Baru, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan satu unit truk tangki yang mengangkut Bio Solar bersubsidi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Muchfiandi, rangkaian pengungkapan tersebut menunjukkan komitmen Ditreskrimsus Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan, S.I.K., M.Hum., dalam mengawal distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
"Kami mengapresiasi langkah dan ketegasan Ditreskrimsus Polda Sumbar dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Ini merupakan bentuk keberpihakan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga agar subsidi pemerintah benar-benar sampai kepada pihak yang berhak menerimanya," ujar Muchfiandi.
Ia menilai praktik penyalahgunaan BBM subsidi masih menjadi persoalan serius karena tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap nelayan, petani, pelaku UMKM, dan sopir angkutan yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi.
Menurutnya, penyalahgunaan BBM subsidi harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut hak masyarakat kecil yang selama ini sangat membutuhkan dukungan pemerintah melalui program subsidi energi.
"Jika ditemukan adanya jaringan yang bermain di belakang penyalahgunaan BBM subsidi, tentu harus diungkap hingga tuntas. Penegakan hukum yang menyentuh seluruh mata rantai akan memberikan efek jera sekaligus menjadi peringatan bagi siapa pun yang mencoba mengambil keuntungan dari program subsidi pemerintah," tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif mengawasi distribusi BBM bersubsidi dengan melaporkan apabila menemukan dugaan penimbunan maupun penyalahgunaan di lapangan.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Andry Kurniawan, S.I.K., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap upaya pemberantasan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dilakukan jajarannya.
"Dukungan masyarakat merupakan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja di lapangan. Jangan sampai BBM subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat justru disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Andry ke redaksi Sigapnews Sumbar, Sabtu (13/6/2026).(*)
Editor :Andry