Tiga Anak Ditangkap Usai Viral Terekam CCTV Bobol Toko di Plaza Andalas
Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang memboyonhg tiga anak di bawah umur yang diduga terlibat dalam aksi pembobolan sejumlah toko di Plaza Andalas ke Polresta Padang.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG - Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang menangkap tiga anak di bawah umur yang diduga terlibat dalam aksi pembobolan sejumlah toko di Plaza Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat.
Ketiga pelaku diamankan setelah polisi menelusuri rekaman CCTV yang memperlihatkan gerak-gerik mereka saat beraksi di pusat perbelanjaan tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Muhammad Yasin mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari laporan pencurian yang terjadi dalam dua waktu berbeda, termasuk pada Senin (24/8/2026) dini hari.
“Dari laporan yang kami terima, total ada lima toko yang menjadi sasaran dalam dua kali kejadian, seluruh aksi terekam CCTV dan menjadi petunjuk penting bagi kami untuk mengidentifikasi pelaku,” ujar Yasin, Rabu (26/8/2026).
Barang yang dicuri para pelaku antara lain ponsel baru, uang tunai dan pakaian dari sejumlah toko di Plaza Andalas.
Setelah identitas pelaku diketahui, Tim Klewang melakukan pengejaran ke sejumlah kawasan di Kota Padang, mulai dari Marapalam, Jati hingga Gunung Pangilun.
Pengejaran sempat menemui kendala ketika para pelaku mengubah arah pelarian di kawasan Teluk Bayur dan bergerak menuju Bungus.
Petunjuk baru kemudian diperoleh setelah Polresta Padang berkoordinasi dengan jajaran TNI Angkatan Laut di Kodaeral II terkait tiga anak yang diamankan setelah masuk tanpa izin ke kawasan markas.
“Rekan-rekan TNI AL menginformasikan keberadaan tiga anak tersebut, setelah kami datangi dan periksa, benar bahwa mereka adalah para pelaku pembobolan toko di Plaza Andalas,” ungkap Yasin.
Polisi menduga uang hasil pencurian sebagian telah digunakan untuk membeli satu unit sepeda motor, menyewa komputer di warung internet dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, penyidik masih memburu sejumlah ponsel hasil curian yang belum ditemukan, termasuk satu unit yang terlacak berada di wilayah Surian, Kabupaten Solok.
Satu ponsel lainnya diketahui telah berpindah tangan setelah dijual melalui platform marketplace.
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah aksi pembobolan di Plaza Andalas pada Jumat (21/8/2026) malam terekam kamera pengawas ketika aktivitas pertokoan telah berhenti.
Dalam rekaman tersebut, tiga pelaku terlihat menyusuri lorong pertokoan yang sepi sebelum memasuki sejumlah gerai dengan cara merusak bagian pintu.
Puluhan ponsel dan pakaian disebut raib dalam aksi tersebut, sementara kerugian para pemilik toko ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Salah seorang karyawan toko pakaian yang menjadi korban, Monik, mengatakan pelaku beraksi ketika seluruh aktivitas toko telah berakhir.
“Mereka masuk saat toko sudah tutup dan mengambil barang-barang di dalam,” ujar Monik, Senin (24/8/2026).
Selain membawa barang dagangan, pelaku juga diduga mengambil uang dari brankas salah satu toko pakaian dan bahkan sempat mengenakan pakaian hasil curian sebelum meninggalkan lokasi.
Tim Satreskrim Polresta Padang sebelumnya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan rekaman CCTV serta sejumlah barang yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Karena seluruh tersangka masih berusia di bawah umur, penyidik memastikan proses hukum akan dilakukan dengan mengacu pada ketentuan sistem peradilan pidana anak.
Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku sekaligus menelusuri barang bukti yang belum ditemukan untuk mengungkap perkara pembobolan Plaza Andalas secara menyeluruh.(*)
Editor :Andry