Polres Tapin Matangkan Pengamanan Ba’ayun Maulid, Kapolres Ingatkan Risiko Dehidrasi
Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, S.H., S.I.K., M.I.K. saat diwawancarai wartawan usai melaksanakan Apel kesiapan pengamanan prosesi Ba’ayun Maulid Tahun 1448 H/2026 M, Senin (24/8/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | TAPIN — Polres Tapin mematangkan strategi pengamanan prosesi Ba’ayun Maulid Tahun 1448 H/2026 M. Selain kesiapan personel dan pola pengamanan, aspek keselamatan masyarakat yang menghadiri kegiatan juga menjadi perhatian jajaran kepolisian.
Apel kesiapan pengamanan dipimpin Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, S.H., S.I.K., M.I.K. di area parkir Masjid Keramat Al-Mukarromah, Kabupaten Tapin, Senin (24/8/2026).
Apel tersebut diikuti seluruh panitia serta personel yang terlibat dalam pengamanan prosesi Ba’ayun Maulid. Kegiatan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus memberikan arahan terkait pelaksanaan tugas di sejumlah titik yang telah ditentukan.
Kapolres Tapin mengingatkan personel agar tidak hanya memperhatikan aspek keamanan, tetapi juga kondisi masyarakat yang mengikuti prosesi. Hal ini mengingat kondisi cuaca yang diperkirakan cukup panas dengan suhu mencapai sekitar 34 derajat Celsius.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena masyarakat yang berada di lokasi dalam waktu cukup lama berpotensi mengalami dehidrasi, terutama anak-anak dan orang lanjut usia.
“Kita juga harus memperhatikan kondisi masyarakat karena suhu diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius. Cuaca yang cukup panas dapat menyebabkan dehidrasi,” ujar AKBP Weldi Rozika.
Ia juga mengingatkan para orang tua yang membawa anak-anak agar memberikan perhatian lebih selama mengikuti prosesi Ba’ayun Maulid. Anak-anak diminta terus diawasi dan dipastikan mendapatkan asupan cairan yang cukup agar tidak mengalami dehidrasi.
“Bagi orang tua yang membawa anak-anak, tolong dijaga baik-baik. Jangan sampai anak terkena dehidrasi. Pastikan mereka cukup minum dan apabila terlihat kelelahan segera mencari tempat yang lebih teduh,” pesannya.
Selain persoalan cuaca, Kapolres juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan pengamanan. Personel diminta memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat yang hadir, sekaligus tetap mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) sebagai bagian dari pematangan strategi pengamanan. Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemetaan situasi, pembagian tugas serta koordinasi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama prosesi Ba’ayun Maulid.
TFG menjadi bagian penting untuk memastikan setiap personel memahami posisi dan tanggung jawab masing-masing. Dengan perencanaan tersebut, pengamanan diharapkan dapat berjalan lebih terukur dan responsif terhadap berbagai situasi di lapangan.
Kapolres Tapin menegaskan, kesiapan personel, koordinasi dan sinergitas seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menciptakan pelaksanaan Ba’ayun Maulid yang aman, tertib dan lancar.
Ia berharap seluruh personel menjalankan tugas secara profesional dan humanis, sembari memberikan perhatian terhadap keselamatan masyarakat sehingga seluruh rangkaian prosesi Ba’ayun Maulid dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.(*)
Editor :Andry