DPW LDII Sumbar Gelar Konsolidasi Korda 1, Perkuat Struktur Organisasi hingga Tingkat Kecamatan
Ketua DPW LDII Sumbar H. Muchfiandi.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Sumatera Barat menggelar Konsolidasi Organisasi Korda 1 di Gedung Serba Guna Ikur Koto, Koto Panjang, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis DPW LDII Sumbar dalam memperkuat konsolidasi, soliditas, dan efektivitas organisasi, sekaligus memastikan pembinaan serta pelaksanaan program dapat berjalan secara berjenjang hingga tingkat kecamatan.
Konsolidasi Korda 1 meliputi empat daerah, yakni Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Pesisir Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dewan Penasihat DPW LDII Provinsi Sumatera Barat H. Afrizal Yaman, SE., Ketua DPW LDII Sumbar H. Muchfiandi, jajaran pengurus DPW, serta Pengurus Harian (PH) DPD LDII Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Pesisir Selatan.
Perkuat Organisasi hingga Kecamatan
Dalam konsolidasi tersebut, pembahasan diarahkan pada penguatan struktur dan koordinasi organisasi agar tidak hanya berjalan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, tetapi juga semakin dekat dengan masyarakat melalui penguatan kepengurusan di tingkat kecamatan.
Ketua DPW LDII Sumbar H. Muchfiandi menekankan pentingnya membangun organisasi yang tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga aktif menjalankan program dan mampu memberikan manfaat di tengah masyarakat.
“Ke depan kita berharap di setiap kecamatan dapat terbentuk kepengurusan. Ini bukan semata-mata untuk menambah struktur organisasi, tetapi bagaimana koordinasi menjadi lebih dekat, pembinaan lebih efektif, dan program-program organisasi dapat dilaksanakan dengan lebih baik,” ujar H. Muchfiandi dalam arahannya.
Menurutnya, keberadaan kepengurusan di tingkat kecamatan harus memiliki fungsi nyata. Pengurus tidak cukup hanya tercatat secara administratif, tetapi harus mampu menjadi penggerak kegiatan, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menjalankan program organisasi sesuai kebutuhan wilayah masing-masing.
Pemetaan Kecamatan Jadi Langkah Awal
Untuk mewujudkan hal tersebut, DPD LDII di wilayah Korda 1 didorong melakukan pemetaan terhadap kecamatan-kecamatan yang belum memiliki kepengurusan.
Pemetaan tersebut kemudian dilanjutkan dengan membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat serta Dewan Penasihat. Langkah ini diperlukan agar proses pembentukan kepengurusan dilakukan secara matang, tepat sasaran, dan tetap sesuai dengan mekanisme organisasi.
Dalam proses tersebut, figur yang dipilih diharapkan memiliki kemampuan, keteladanan, komitmen, serta dapat diterima dan mampu membangun hubungan yang baik dengan lingkungan masyarakat.
Peran Dewan Penasihat DPW LDII Sumbar, yang dipimpin H. Afrizal Yaman, SE., juga menjadi bagian penting dalam memberikan arahan, pertimbangan, dan penguatan terhadap langkah-langkah organisasi.
Keterlibatan Dewan Penasihat diharapkan dapat membantu memberikan perspektif dan masukan dalam menentukan langkah terbaik, terutama dalam penguatan struktur serta pembinaan organisasi di daerah.
DPW Siap Berikan Pendampingan
DPW LDII Sumbar juga menegaskan kesiapan untuk memberikan pendampingan kepada DPD maupun jajaran organisasi di bawahnya apabila dalam proses pembentukan atau penguatan kepengurusan tingkat kecamatan terdapat kendala yang perlu dikonsultasikan.
Konsolidasi Korda 1 tidak hanya menjadi forum evaluasi dan koordinasi, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan persepsi, memperkuat komunikasi, serta menyusun langkah bersama agar roda organisasi dapat bergerak semakin efektif.
Dengan komunikasi yang terjalin secara berjenjang antara Dewan Penasihat, DPW, DPD, hingga jajaran organisasi di tingkat bawah, diharapkan berbagai program LDII dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan memberikan manfaat yang semakin luas.
Bangun Organisasi yang Solid dan Bermanfaat
Konsolidasi tersebut juga menegaskan komitmen bersama untuk membangun organisasi yang semakin tertata, solid, aktif, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.
Penguatan struktur hingga tingkat kecamatan diharapkan dapat memperpendek rentang koordinasi sekaligus memperkuat pembinaan warga. Kehadiran organisasi di tengah masyarakat juga diharapkan semakin terasa melalui berbagai kegiatan sosial, dakwah, pembinaan generasi muda, pemberdayaan masyarakat, serta program-program kontribusi LDII lainnya.
Melalui sinergi antara Dewan Penasihat, DPW, DPD, dan seluruh jajaran pengurus, konsolidasi Korda 1 diharapkan menjadi langkah awal yang konkret untuk memperkuat organisasi dari bawah.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil konsolidasi secara bertahap sesuai mekanisme organisasi, khususnya dalam melakukan pemetaan wilayah, memperkuat kepengurusan, dan meningkatkan pembinaan hingga ke tingkat kecamatan.
Konsolidasi diperkuat, struktur ditata, komunikasi didekatkan, dan kontribusi untuk masyarakat ditingkatkan.(*)
Editor :Andry