Goa Kelewar Magnetnya Wisata Kota Padang
Suasana Dalam Goa Kelewar, di Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG -- Bagi masyarakat Kota Padang, yang bingung mencari tempat wisata alam namun dengan hemat biaya, tidak perlu pusing. Pasalnya, di Kota Padang kini terdapat destinasi wisata alam yang dipenuhi dengan pohon-pohon hijau sehingga membuat fikiran kita menjadi tenang dari rutinitas pekerjaan kantor yang menumpuk.
Tak jauh dari pusat kota, terdapat Goa Kelelawar Padayo, yang terletak di Kompleks Semen Padang, Indarung. angin mengalir lembut,memancarkan keindahan alam.
Sebelum ramai dikunjungi masyarakat, tempat ini dirawat oleh segelintir pekerja di bawah pengelolaan PT Semen Padang. Namun, komunitas yang pernah berkunjung membawa kesempatan untuk memperkenalkan keindahannya keluar. Pasukan yang beranggota 30 orang, dikenal dengan sebutan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mengajukan proposal untuk pengembangan situs ini kepada pemerintah daerah.
Di dalam goa terdapat sentuhan warna-warni yang menambah keindahan. Bukan hanya sekadar lampu, melainkan penghidupan yang menyinari kegelapan dan menjadi lanskap magis yang memikat. Dengan penuh kehati-hatian, perpaduan keindahan alam berbaur dangan sentuhan modern mengisyaratkan penjagaan kesakralan alam agar tetap utuh.
Pengalaman berkunjung ke goa ini merupakan bagian dari perjalanan yang tak terlupakan. Jalanannya menggiring pengunjung untuk melintasi kawasan perumahan karyawan PT Semen Padang dan perkampungan yang tenang. Setelahnya, pengunjung akan mendapati area parkir di kaki perbukitan.
Tanjakan curam menuntut kehati-hatian pengendara kendaraan beroda empat. Setelah perjalanan panjang, rasa lelah akan luruh ketika mendapati hawa sejuk dan keheningan.
Salah satu pengunjung Kota Padang yaitu Eko, warga Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, mengaku takjub dengan suguhan alam yang menpesona.
“Jalan masuk untuk mobil memang agak curam, tetapi masih bisa dilewati. Suasananya sangat hening dan sejuk, cocok untuk menikmati pemandangan dan bersantai," katanya, sewaktu diwawancari.
Pengunjung lainnya Dian, warga Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, suasana alam sangat sejuk dan menjadi kenangan.
"Setelah perjalanan dilanjutkan dengan menuruni tangga-tangga pendek yang tertata rapi sepanjang kurang lebih 400 meter hingga pintu masuk utama goa,"imbuhnya.
Disebutkannya juga,warna hijau dan teduh, udaranya segar, ditemani bunyi air sungai yang terasa terapeutik. Cocok untuk menenangkan diri.
Begitu memasuki goa, cahaya LED warna-warni menyambut pengunjung. Pantulan cahaya pada dinding dan langit-langit goa menciptakan suasana dramatis sekaligus instagramable. Namun Goa Kelelawar Padayo bukan sekadar keindahan dengan estetika visual.
Dengan pendampingan pemandu, pengunjung diajak mengenal formasi goa serta kehidupan kelelawar yang menjadi penghuni alaminya.
Saeorang pendamping yang mengunjungi goa kelewar, Hafizh, mengingatkan kepada pengunjung agar pentingnya menjaga keselamatan dan kelestarian.
Dengan tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang, pengunjung sudah dapat menikmati pesona Goa Kelelawar Padayo yang menghadirkan pengalaman wisata berkesan. Harga yang ramah di kantong berpadu dengan fasilitas keamanan yang memadai, menjadikan kunjungan terasa sederhana, namun tetap meninggalkan kesan mendalam.
Di luar goa, pondok-pondok istirahat berdiri di antara pepohonan. Fasilitas pendukung seperti toilet, musola hingga wifi gratis turut disediakan. Area luar yang luas kerap dimanfaatkan untuk kegiatan komunitas, mulai dari senam akhir pekan dan area outbound juga tersedia untuk kegiatan kelompok.
Tak hanya itu, warung kopi dan gorengan disekitar gerbang masuk menyajikan makanan ringan.
Goa Kelelawar Padayo beroperasi setiap hari dengan jadwal kunjungan Senin hingga Jumat pukul 08.00–17.00 WIB, sementara pada akhir pekan dibuka lebih awal, yakni pukul 07.00 hingga 18.00 WIB. Akses jalan ditutup pada pukul 17.00, sehingga pengunjung diimbau mengatur waktu kunjungan secara cermat.(*)
Editor :Andry