DPRD Pasaman Perkuat Kemitraan dengan Media, Dorong Kerja Sama Berkelanjutan pada 2026
Insan pers dari media cetak dan online yang bertugas di Kabupaten Pasaman rapat kerja bersama DPRD Kabupaten Pasaman , Jumat (13/2/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | PASAMAN — DPRD Kabupaten Pasaman menggelar silaturahmi sekaligus rapat kerja bersama insan pers dari media cetak dan online yang bertugas di Kabupaten Pasaman, Jumat (13/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat DPRD Pasaman tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan dengan media massa.
Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pasaman, Nelfri Asfandi, didampingi Wakil Ketua DPRD Harisudin serta anggota DPRD Yunelda Asra.
Dalam sambutannya, Nelfri Asfandi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perwakilan media yang hadir. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun pola kerja sama yang lebih terstruktur, profesional, dan berkelanjutan sepanjang tahun 2026.
“Pertemuan ini sebenarnya telah lama kami rencanakan. Namun karena keterbatasan anggaran, baru hari ini kami dapat bersilaturahmi secara resmi dengan seluruh rekan media di Pasaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, DPRD Pasaman sebelumnya juga telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah perwakilan wartawan pada Desember 2025. Namun, pertemuan tersebut masih bersifat informal sehingga belum membahas secara menyeluruh agenda kerja sama kelembagaan.
Nelfri turut mengakui bahwa pada tahun anggaran 2025, pelaksanaan kerja sama media belum berjalan optimal. Keterbatasan fiskal menyebabkan realisasi pembayaran hanya dapat dilakukan untuk dua bulan.
“Kondisi ini tentu menjadi catatan bagi kami. Ke depan, kami akan berupaya memperjuangkan aspirasi rekan-rekan media agar kerja sama dapat berlangsung penuh selama satu tahun anggaran,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan media memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja lembaga legislatif. Publikasi yang objektif, berimbang, dan profesional dinilai mampu menjembatani komunikasi antara DPRD dengan masyarakat.
“Tanpa media, ada mata rantai informasi yang terputus. Sebaliknya, jika kinerja DPRD Pasaman terpublikasi dengan baik, maka akan terbangun lembaga yang transparan, akuntabel, dan dipercaya publik,” tutupnya.
(02)
Editor :Andry