UPKK UNP Hadirkan Wisata Bukik Ameh: Kolaborasi Mahasiswa dan Pemerintah Bangun Ekowisata Cerdas
Peresmian destinasi wisata baru bernama Bukik Ameh di Kecamatan Koto XI Tarusan
PESSEL — PPK Ormawa Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPKK) Universitas Negeri Padang (UNP) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan masyarakat Nagari Ampang Pulai berhasil menghadirkan destinasi wisata baru bernama Bukik Ameh, yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.
Diresmikan pada Sabtu (4/10/2025), kawasan wisata ini menawarkan panorama unik berupa hamparan pasir berwarna keemasan yang berpadu dengan birunya laut, menjadikannya salah satu ikon baru pariwisata Sumatera Barat. Konsep yang diusung adalah “Pemberdayaan Pokdarwis Nagari Ampang Pulai melalui Edukasi Smart Community-Based Tourism untuk Mendorong Ekowisata Bukik Ameh.”
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Humas UNP, Kamis (29/10), kegiatan ini dilaksanakan mulai dari pembukaan hingga peresmian secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Evafauza Yuliasman, yang mewakili pimpinan daerah. Dalam kesempatan tersebut, Evafauza turut melakukan penanaman pohon dan peninjauan lokasi wisata bersama tim pelaksana dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Evafauza Yuliasman menegaskan bahwa Bukik Ameh bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal dan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat.
“Kami berharap objek wisata Bukik Ameh dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNP, Prof. Dr. Refnaldi, M.Litt., menyampaikan apresiasi atas sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan inovasi wisata baru di Sumatera Barat.
“Kami mohon dukungan dari Sekda, Wali Nagari, dan Camat untuk terus menghidupkan kawasan ini serta bersama-sama membenahi agar semakin maju. Jalan menuju Bukik Ameh juga perlu mendapat perhatian agar akses wisatawan semakin baik. Jika kawasan ini dijaga dengan sebaik-baiknya, saya yakin Bukik Ameh akan menjadi destinasi wisata yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.
“Untuk tim PPK Ormawa, teruslah mempromosikan Bukik Ameh agar lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan program ini,” tambahnya.
Menurut Pembina PPK Ormawa UPKK UNP, Siti Hajar Thaitami, S.St., M.Pd., pengembangan Bukik Ameh merupakan bukti nyata kolaborasi pentaheliks antara kampus, pemerintah, industri, dan masyarakat dalam membangun wisata berkelanjutan.
“Bukik Ameh diharapkan dapat terus berkembang sebagai ikon kebanggaan baru Pesisir Selatan, membawa manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Editor :Andry