UNP Latih Warga Sikabu Produksi Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan
Pelatihan keterampilan memproduksi sabun cuci piring ramah lingkungan berbahan aman dan ekonomis di Balairung Wali Nagari Sikabu, Selasa (28/7/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG PARIAMAN – Universitas Negeri Padang (UNP) membekali masyarakat Nagari Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman, keterampilan memproduksi sabun cuci piring ramah lingkungan berbahan aman dan ekonomis. Pelatihan berlangsung di Balairung Wali Nagari Sikabu, Selasa (28/7/2026), dengan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kampus Indah.
Kegiatan bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menghasilkan produk rumah tangga yang aman sekaligus membuka peluang usaha. Peserta mendapatkan materi tentang pemilihan bahan, proses produksi, keselamatan kerja, pengemasan, branding, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan sederhana.
Ketua Tim Pengabdian UNP, Prof. Dr. Rahadian Zainul, S.Pd., M.Si., mengatakan pelatihan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendorong masyarakat mengembangkan produk bernilai ekonomi.
“Pengabdian kepada masyarakat bukan hanya berbagi pengetahuan, tetapi bagaimana ilmu tersebut dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Dr. Irma Yulia Basri, S.Pd., M.Eng., menjelaskan bahan yang digunakan relatif mudah diperoleh dan terjangkau sehingga peserta dapat melanjutkan produksi secara mandiri maupun berkelompok.
Sementara itu, Tri Kurniawati, S.Pd., M.Pd., membekali peserta dengan strategi membangun identitas produk, mulai dari merek, logo, kemasan, hingga pemanfaatan media sosial untuk pemasaran.
Wali Nagari Sikabu mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan keterampilan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Ia berharap pelatihan dapat ditindaklanjuti sehingga produk sabun cuci piring KWT Kampus Indah berkembang menjadi produk unggulan nagari.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Kampus Berdampak yang sejalan dengan SDG 3, SDG 8, SDG 12, dan SDG 17 melalui penguatan keterampilan, peluang usaha, kepedulian lingkungan, serta kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah nagari, dan masyarakat.(*)
Editor :Andry