Maulid Nabi, SMP SDI Silungkang Tanamkan Cinta Rasul
Tabligh Akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP SDI Silungkang.
SIGAPNEWS.CO.ID | SAWAHLUNTO — Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW terasa di lingkungan SMP SDI Silungkang. Sekolah yang memiliki sejarah panjang ini kembali menggelar kegiatan rutin Tabligh Akbar sebagai momentum menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menanamkan akhlak mulia kepada para peserta didik.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Sejak awal acara, para siswa-siswi SMP SDI Silungkang tampil sebagai pembawa acara dengan menggunakan tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menunjukkan kemampuan dan keberanian para siswa tampil di hadapan khalayak.
Suasana semakin syahdu ketika lantunan ayat suci Al-Qur'an dan tilawah yang dibawakan oleh para murid menggema di ruangan acara. Tak hanya itu, penampilan nasyid oleh siswi SMP SDI Silungkang dengan tema kecintaan kepada Rasulullah SAW turut menghidupkan suasana dan membuat peserta semakin larut dalam peringatan Maulid Nabi.
Dalam sambutannya, Kepala SMP SDI Silungkang, Renizar, S.Pd, berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi benar-benar mampu menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
"Harapan kami, melalui kegiatan ini kita semua semakin mencintai Rasulullah SAW. Tentunya, kecintaan itu harus diwujudkan dengan menjadikan beliau sebagai suri teladan dalam kehidupan kita," ujar Renizar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ustadz Hamdani yang telah meluangkan waktu untuk membimbing sekaligus mengisi tausiah dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan yang telah dipersiapkan beberapa waktu sebelumnya oleh Wakil Kesiswaan, Mahat Marirani, S.S, itu berlangsung tertib, lancar dan sukses. Antusiasme para siswa terlihat jelas, terutama saat mengikuti penyampaian materi oleh Ustadz Hamdani.
Meneladani Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam tausiahnya, Ustadz Hamdani, salah seorang dai lokal Silungkang, mengawali penyampaian dengan mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan untuk berbagi ilmu dalam momentum Maulid Nabi Muhammad SAW.
Secara apik dan mudah dipahami para siswa, Hamdani mengulas perjalanan penting dalam sejarah kehidupan Rasulullah SAW, mulai dari peristiwa pasukan bergajah dan upaya penghancuran Ka'bah pada tahun kelahiran beliau, perjalanan dakwah Rasulullah, hijrah ke Madinah, hingga wafatnya Rasulullah SAW.
Namun, menurut Hamdani, memahami sejarah Rasulullah tidak cukup hanya dengan mengetahui peristiwa-peristiwanya. Yang jauh lebih penting adalah mengambil pelajaran dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menekankan sejumlah sifat mulia Rasulullah yang sangat relevan untuk diterapkan oleh generasi muda, di antaranya kasih sayang, kesabaran, sikap pemaaf, menghormati dan menaati orang tua, serta hidup sederhana.
"Kita tidak hanya ingin mengetahui sejarah Rasulullah, tetapi bagaimana sifat-sifat mulia beliau bisa kita hadirkan dalam kehidupan kita. Kita merindukan lahirnya murid dan pelajar yang penuh kasih sayang, sabar, pemaaf, taat kepada orang tua, serta mampu menjalani kehidupan dengan sederhana," pesan Hamdani.
Pesan tersebut tampak mendapat perhatian dari para siswa yang mengikuti kegiatan dengan fokus dan antusias.
Doa Khusyuk Tutup Rangkaian Acara
Rangkaian Tabligh Akbar kemudian ditutup dengan lantunan doa yang dibacakan oleh salah seorang siswa. Doa yang disampaikan dengan penuh kekhusyukan tersebut menjadi penutup yang menggugah suasana, sekaligus mengajak seluruh peserta untuk merenungkan kembali makna kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Usai kegiatan, Ustadz Hamdani tampak bercengkerama bersama Kepala SMP SDI Silungkang. Dalam kesempatan tersebut, keduanya berbincang mengenai perkembangan sekolah dan pendidikan generasi muda.
SMP SDI Silungkang sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki sejarah panjang. Sekolah tersebut telah berdiri sejak 1940 dan hingga kini terus mengalami perkembangan.
Saat ini, SMP SDI Silungkang memiliki sekitar 163 peserta didik dan 16 tenaga pendidik. Perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa semangat pendidikan yang telah dirintis para pendiri sejak puluhan tahun lalu terus dijaga dan dikembangkan hingga saat ini.
Dengan dukungan seluruh keluarga besar sekolah serta kepemimpinan Kepala Sekolah Renizar, S.Pd, diharapkan SMP SDI Silungkang semakin maju dan mampu melanjutkan cita-cita para pendirinya dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak dan mencintai Rasulullah SAW.
Jayalah SDI Silungkang. Teruslah mencetak generasi yang berilmu, berakhlak dan berkarakter.(*)
Editor :Andry