Rektor UNP Lepas 5.781 Mahasiswa KKN Periode Juli–Desember 2026
Kegitan pelepasan dan pembekalan mahasiswa KKN periode Juli–Desember 2026, yang digelar di Auditorium UNP, Kamis (2/7/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Sebanyak 5.781 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) resmi diterjunkan ke berbagai daerah di Sumatera Barat untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Juli–Desember 2026. Pelepasan mahasiswa KKN tersebut dilakukan langsung oleh Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., dalam kegiatan pembekalan yang digelar di Auditorium UNP, Kamis (2/7/2026).
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNP, Prof. Dr. Anton Komaini, S.Si., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa ribuan mahasiswa peserta KKN akan didampingi oleh 216 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Mereka akan melaksanakan berbagai program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di 206 nagari yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Sumatera Barat.
Menurut Prof. Anton, sebelum diterjunkan ke tengah masyarakat, seluruh mahasiswa dan DPL telah mengikuti rangkaian sosialisasi dan pembekalan untuk mempersiapkan pelaksanaan program KKN secara optimal. Pembekalan tersebut juga melibatkan sejumlah instansi terkait sebagai narasumber, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
Ia menjelaskan, pelaksanaan KKN UNP dalam beberapa tahun terakhir juga telah menorehkan sejumlah prestasi di tingkat nasional. Pada 2021–2022, KKN UNP memperoleh penghargaan nasional dari Satgas Covid-19 Nasional. Kemudian, pada 2023, KKN UNP meraih penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) dari Kementerian Lingkungan Hidup. Sementara itu, pada 2025, UNP berhasil meraih penghargaan sebagai perguruan tinggi peringkat pertama tingkat nasional dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Dalam arahannya, Rektor UNP Ir. Krismadinata, Ph.D., menegaskan bahwa KKN merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa sekaligus wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan KKN juga selaras dengan moto UNP, “Alam Takambang Jadi Guru”, yang menempatkan lingkungan dan masyarakat sebagai ruang belajar yang kaya akan pengalaman. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
Rektor mengajak seluruh mahasiswa memanfaatkan momentum KKN untuk menghadirkan program-program yang benar-benar dibutuhkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk senantiasa menjaga nama baik almamater serta menunjukkan sikap, etika, dan perilaku yang baik selama berada di tengah masyarakat.
“Mahasiswa merupakan representasi institusi yang mencerminkan citra universitas di tengah masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya dinilai berdasarkan capaian akademik, tetapi juga dari sikap, perilaku, etika, serta akhlak yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Pada kegiatan pembekalan tersebut, para peserta juga mendapatkan materi dari dua narasumber utama. Anggota DPR RI Zigo Rolanda, S.E., M.M., menyampaikan materi mengenai sinergi kebijakan infrastruktur, ketahanan pangan, dan penanganan bencana untuk mendukung pelaksanaan program KKN berdampak di Sumatera Barat.
Sementara itu, Senior Eksekutif UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., memaparkan materi mengenai peran strategis mahasiswa dalam mewujudkan program KKN yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pelaksanaan KKN UNP juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas (Quality Education), tujuan ke-11 tentang kota dan permukiman yang berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities), serta tujuan ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan (Partnerships for the Goals).
Melalui pelaksanaan KKN, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kehadiran mahasiswa di nagari diharapkan dapat mendorong pemberdayaan masyarakat, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kegiatan pelepasan dan pembekalan mahasiswa KKN periode Juli–Desember 2026 tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Zigo Rolanda, S.E., M.M., Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhammad Iqra Chissa Putra, S.T., M.M., serta jajaran pimpinan di lingkungan Universitas Negeri Padang.(*)
Editor :Andry