970 Lulusan Ikuti Wisuda UNP Hari Kedua, Rektor Sampaikan Pesan Haru untuk Para Orang Tua
Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D.,
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG – Sebanyak 970 wisudawan Universitas Negeri Padang (UNP) dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP), serta Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) mengikuti prosesi Wisuda ke-143 Periode Juni 2026 hari kedua yang digelar di Auditorium UNP, Rabu (1/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., menyampaikan penghormatan dan apresiasi yang mendalam kepada para orang tua dan keluarga wisudawan. Menurutnya, keberhasilan yang diraih para lulusan tidak terlepas dari doa, kasih sayang, pengorbanan, serta dukungan orang tua yang telah menyertai perjalanan pendidikan putra-putri mereka.
Dalam pidatonya, Rektor menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar momentum kebahagiaan bagi para lulusan. Lebih dari itu, wisuda merupakan hari istimewa bagi para orang tua yang selama bertahun-tahun telah berjuang, bekerja keras, dan tak pernah berhenti mendoakan keberhasilan anak-anak mereka.
“Pada hari seperti ini, ada satu golongan mulia yang sesungguhnya sangat layak berdiri di tempat kehormatan paling tinggi di hati kita. Mereka adalah para orang tua dan keluarga wisudawan. Karena sejujurnya, bila hari ini adalah hari bahagia bagi para lulusan, maka hari ini lebih dalam lagi adalah hari dipulangkannya doa-doa orang tua dan keluarga dengan cara yang sangat indah,” ujar Rektor.
Menurut Krismadinata, keberhasilan yang dirayakan pada hari wisuda bukan hanya milik para wisudawan. Di balik toga dan gelar akademik yang diraih, terdapat perjuangan panjang para ayah dan ibu yang telah memberikan kasih sayang, kesabaran, serta pengorbanan tanpa batas selama anak-anak mereka menempuh pendidikan.
“Mungkin hari ini yang tampak berdiri di hadapan kami adalah anak-anak Bapak dan Ibu. Namun sesungguhnya, yang ikut berdiri di sana adalah jerih payah Bapak dan Ibu. Yang ikut diwisuda hari ini bukan hanya anak-anak Bapak dan Ibu, tetapi juga sabar Bapak dan Ibu. Yang ikut menerima kehormatan hari ini bukan hanya mereka, tetapi juga cinta Bapak dan Ibu yang selama bertahun-tahun tidak pernah putus meski sering harus dipendam dalam bentuk pengorbanan,” ungkapnya.
Rektor juga mengingatkan bahwa meskipun tidak semua orang tua memahami istilah dan dunia akademik yang dipelajari anak-anak mereka di perguruan tinggi, mereka selalu memahami satu hal yang paling penting, yakni bagaimana memperjuangkan masa depan anak-anak dengan segenap kemampuan dan doa.
“Ada ayah yang mungkin tidak paham terminologi akademik seperti IPK, MKU, project based learning, tetapi ia paham bahwa masa depan anaknya layak diperjuangkan. Ada ibu yang mungkin tidak membaca jurnal internasional, tetapi ia membaca wajah anaknya, tahu kapan anaknya sedang lelah, sedih, atau hampir menyerah, lalu ia mengangkat tangan di sepertiga malam demi memohon kekuatan bagi anak yang dicintainya,” tuturnya penuh haru.
Karena itu, Rektor mengajak seluruh wisudawan untuk tidak menjadikan gelar akademik sebagai tujuan akhir. Gelar tersebut harus menjadi bekal untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan kebahagiaan kepada orang tua melalui kehidupan yang bermanfaat.
“Maka bila hari ini saudara telah diwisuda, pulanglah bukan hanya membawa gelar. Pulanglah membawa bakti. Pulanglah membawa niat untuk lebih membahagiakan orang tua. Pulanglah membawa tekad bahwa ilmu yang saudara miliki akan menjadi jalan untuk memuliakan mereka. Sebab setinggi apa pun gelar seseorang, ada satu kemuliaan yang tidak boleh ia abaikan, menjadi anak yang tahu berterima kasih,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Krismadinata kembali menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh orang tua dan keluarga yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UNP. Ia berharap para lulusan yang kembali ke tengah keluarga tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang lebih matang, berilmu, bertanggung jawab, serta siap memberikan kontribusi dan manfaat bagi masyarakat.
“Kepada para orang tua, sekali lagi kami menyampaikan rasa hormat yang mendalam. Hari ini kami mengembalikan putra-putri Bapak dan Ibu dengan gelar akademik. Namun lebih dari itu, kami berharap kami juga mengembalikan mereka sebagai pribadi yang lebih matang, lebih berilmu, lebih mengenal tanggung jawab, dan lebih siap menjalani kehidupan,” tutup Rektor.
Pesan tersebut menjadi salah satu momen penuh makna dalam prosesi Wisuda ke-143 UNP. Di balik kebahagiaan 970 lulusan yang resmi menyandang gelar akademik, tersimpan kisah panjang tentang perjuangan, doa, dan cinta orang tua yang turut mengantarkan mereka hingga mencapai titik penting dalam perjalanan pendidikan.(*)
Editor :Andry