Rektor UNP Dikukuhkan sebagai Ketua Konsorsium PTPK 2026
Pelantikan Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., sebagai Ketua Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK) periode 2026 di Bali, Kamis (23/4/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | BALI — Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Ir. Krismadinata, Ph.D., resmi dikukuhkan sebagai Ketua Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK) periode 2026. Pengukuhan tersebut berlangsung dalam rangkaian kegiatan Pengukuhan Pengurus Konsorsium PTPK dan Simposium Nasional Kependudukan Tahun 2026 di Bali, Kamis (23/4/2026).
Pengukuhan dilakukan oleh Badri Munir Sukoco, S.E., M.B.A., berdasarkan Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 87/KEP/D3/2026. Selain Rektor UNP sebagai ketua, sejumlah dosen UNP juga turut dipercaya mengisi struktur kepengurusan, di antaranya Nora Eka Putri, S.IP., M.Si., sebagai Ketua Sekretariat Pengurus Harian Konsorsium PTPK, serta Alfurqan, S.Ag., M.Ag., sebagai Wakil Koordinator Hubungan Kelembagaan dan Keanggotaan.
Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan BKKBN dalam meningkatkan kualitas kependudukan dan pembangunan keluarga di Indonesia.
Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D., dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP, Jumat (24/4/2026), menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis melalui pelaksanaan tridarma dalam mendukung agenda pembangunan kependudukan. Ia menegaskan bahwa sinergi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas penduduk, khususnya di Sumatera Barat.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UNP juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN sebagai wujud komitmen bersama. Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan Simposium Nasional Kependudukan yang mengangkat tema penguatan ketahanan demografi dan pembangunan sumber daya manusia inklusif berbasis kebijakan.
Dalam sesi pleno, Rektor UNP tampil sebagai narasumber bersama sejumlah pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam paparannya, ia mengangkat peran keluarga dalam membentuk karakter dan ketahanan sosial sebagai fondasi kualitas penduduk.
“Di Sumatera Barat, ketahanan keluarga tumbuh dari nilai budaya dan kearifan lokal Minangkabau melalui konsep matri-ecological resilience, yang mengintegrasikan garis keturunan ibu, peran keluarga besar, serta nilai-nilai agama dalam membangun masyarakat yang tangguh secara mental dan ekonomi,” jelasnya.
Keterlibatan UNP dalam konsorsium ini juga berkontribusi langsung terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui penguatan peran perguruan tinggi, institusi keluarga, dan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan kependudukan yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
Editor :Andry