Ketua LDII Sumbar Andi Bayes Terharu Dilepas ke Tanah Suci
Gubernur Provinsi Sumbar buya Mahyeldi Ansarullah, bersalaman dengan Ketua LDII Provinsi Sumbar, H. Muchfiandi, sebelum berangkat ke tanah suci.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG -- Usai di lepas oleh Gubernur Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) buya Mahyeldi Ansarullah, Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumbar, H. Muchfiandi atau yang akrab disapa Andi Bayes resmi berangkat menunaikan panggilan kebaitullah bersama kloter I embarkasi Padang dan kini telah tiba di Madinah, Selasa (28/4/2026).
Momen keberangkatan Andi Bayes menjadi perhatian pasalnya, ia tidak hanya berangkat sebagai jemaah, tetapi juga sebagai tokoh masyarakat yang selama ini aktif dalam pembinaan keagamaan di Sumbar.
Selain itu, ia pun dilepas langsung oleh Gubernur Sumbar bersama rombongan jemaah lainnya dalam suasana haru di embarkasi.
Ketua DPRD Provinsi Sumbar Muhidi turut hadir dalam pelepasan tersebut bersama pembimbing haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), yaitu buya Amora.
Dalam suana tersebut, Andi Bayes tampak emosional saat berpamitan dengan keluarga dan kerabat yang mengantarnya menuju keberangkatan ke Tanah Suci.
“Saya sangat terharu dan bersyukur akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci setelah menunggu dan mempersiapkan diri sekian lama,” katanya.
Ia menyebut keberangkatan ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang telah lama dinantikan.
Setibanya di Madinah, Andi Bayes langsung mempersiapkan diri untuk memulai rangkaian ibadah haji dengan penuh kekhusyukan.
“Saat ini kami sudah berada di Madinah dan memulai ibadah dengan hati yang tenang serta penuh harap agar seluruh rangkaian berjalan lancar,” ujarnya.
Ia juga memohon doa dari masyarakat Sumbar agar diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan seluruh proses ibadah di Tanah Suci.
Kehadiran Buya Amora sebagai pembimbing haji disebutnya sangat membantu jemaah dalam memahami tahapan ibadah secara benar.
Perjalanan Andi Bayes ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat keagamaan di Sumbar.
Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengapresiasi kesiapan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumbar dalam mempersiapkan penyelenggaraan haji tahun ini.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemenhaj yang telah mempersiapkan seluruh proses dengan baik sehingga berjalan sesuai jadwal,” ujarnya.
Ia menyebutkan, jemaah kloter pertama yang berasal dari Kota Padang telah memasuki asrama dan dijadwalkan berangkat menuju Madinah,dari Bandara International Minangkabau (BIM).
Lebih jauh, Mahyeldi menekankan pentingnya pelayanan yang mengedepankan kelompok rentan, khususnya jemaah lanjut usia dan perempuan.
“Layanan ramah lansia dan ramah perempuan harus menjadi perhatian utama petugas. Jemaah kita ada yang berusia hingga 85 tahun dan tentu membutuhkan pendampingan,” katanya.
Menurutnya, kualitas pelayanan sangat menentukan kenyamanan jemaah dalam menjalankan ibadah haji.
“Kita berharap petugas memberikan pelayanan terbaik sehingga jemaah dapat beribadah dengan nyaman,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin, kekompakan, dan kebersamaan selama menjalankan rangkaian ibadah.
“Jemaah harus tetap disiplin, kompak, dan saling menjaga. Ini menjadi kunci kelancaran ibadah haji,” katanya.
Kepala Kemenhaj Sumbar, M.Rifki, berpesan kepada jemaah haji, agar selalu menjaga kesehatan ketika berada di tanah suci.(*)
Editor :Andry