Tim Korem 032/Wbr Kunjungi Kampung Pancasila Di Nagari Balai Panjang
Brigjen TNI Mahfud yang diwakili Pasi Komsos, Mayor Arh Sutoyo, A.P berdialog dengan Wali Nagari.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG -- Dandrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Mahfud diwakili Pasi Komsos, Mayor Arh Sutoyo, A.P melakukan kunjungan, dalam rangka penilaian atau melihat dari dekat kampung pancasila yang berlokasi di Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Selasa (14/4/2026).
Nagari Balai Panjang satu dari tiga Nagari di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) yang ditunjuk masing-masing Kodim, mewakili daerahnya untuk nantinya melakukan kepenilaian tingkat Nasional.
Rombongan Korem tersebut, disambut Wali nagari dan masyarakat Nagari Balai Panjang di Koperasi Desa Merah Putih (KDPM).
Wali nagari Balai Panjang, Idris, mengatakan, kesiapan dan apresiasi dengan ditujuknya Nagari Balai Panjang sebagai kampung pancasila. pihaknya siap bekerja dan dibina.
” Iya, Alhamdulillah penunjukan kampung kita sebagai kampung pancasila tentu sangat kita apresiasi, dengan ditetapkannya kita sebagai Kampung Pancasila, kita mensyukuri, apalagi dahulu banyak orang Sumbar yang ikut melahirkan bangsa ini,” katanya.
Idris juga menambahkan, pancasila yang merupakan dasar negara, sudah sangat lama ada dalam diri masyarakat, sehingga terus menumbuhkan bangsa dan kehidupan bermasyarakat.
”Pancasila tidak boleh tercerabut dari akarnya, mari terus kita kembangkan sikap atau nilai-nilai yang sesuai dengan pancasila dalam kehidupan sehari-hari.” tutupnya.
Sementara Mayor Arh Sutoyo, A.P saat mengatakan, terdapat beberapa kriteria dalam penilaian kampung pancasila, diantaranya kehidupan pancasila, ketahanan pangan, pembinaan warga, karang taruna dan UMKM.
”Hari ini saya mewakili pak Dandrem untuk melihat kesiapan nagari yang disiapkan jadi kampung pancasila, selain Kabupaten Limapuluh Kota, juga ada di Kabupaten Tanah Datar dan Agam.
Dalam kunjungannya itu, Mayor. Sutoyo melihat langsung ketahanan pangan Nagari Balai Panjang, yakni usaha peternakan ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Nagari (BUMNAG) dan UMKM pabrik tahu didampingi Wali nagari, Jorong, Ketua Bumnag dan Babinsa.(*)
Editor :Andry