Proyek Jalan Nasional Padang-Painan Digelontor Rp47 Miliar, Target Selesai Akhir 2026
Ruas jalan Padang-Painan-Kambang setelah preservasi.
SIGAPNEWS.CO.ID | PESISIR SELATAN - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat mulai menggarap proyek preservasi jalan nasional ruas Padang-Painan-Kambang dengan anggaran besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pada 2026.
Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi melalui Pejabat Pembuat Komitmen PPK 2.3 Yan Purwandi menyebut proyek ini merupakan bagian dari program nasional dalam menjaga kondisi jalan tetap optimal.
Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp47 miliar dengan durasi pekerjaan selama 310 hari yang dimulai sejak akhir Februari hingga Desember 2026.
"Selain preservasi berupa penambahan lapis aspal, juga dilakukan pemeliharaan rutin sepanjang tahun 2026," ungkapnya, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan pekerjaan mencakup dua kategori utama yakni pemeliharaan rutin dan pekerjaan mayor seperti pengaspalan ulang untuk meningkatkan daya tahan jalan.
Untuk pekerjaan mayor, BPJN menargetkan penambahan dua lapis aspal di 10 titik serta satu titik pelebaran guna meningkatkan kapasitas jalan.
"Total ada 10 titik pekerjaan mayor dengan penambahan dua lapis aspal dan satu titik pelebaran jalan," jelasnya.
Pengawas Lapangan PT Citra Muda Noer Bersaudara Joni Aprison menegaskan pihaknya berkomitmen menjalankan proyek sesuai kontrak dengan mengutamakan kualitas pekerjaan.
Ia memastikan seluruh tahapan proyek berjalan tepat waktu sesuai standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Kami sangat menjaga kualitas pekerjaan dan hasil yang baik menjadi kebanggaan bagi kami," katanya.
Menurutnya pekerjaan sudah dimulai sejak akhir Februari dengan fokus pada pemeliharaan rutin dan pekerjaan mayor secara bertahap.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar apabila aktivitas proyek berdampak pada kenyamanan berkendara di sepanjang ruas tersebut.
"Kami mohon pengertian masyarakat karena semua ini demi hasil jalan yang lebih baik," ujarnya.
Ia menambahkan masyarakat diharapkan melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait proyek.
Sementara itu warga setempat Syafrital menyambut baik proyek tersebut karena dinilai akan memperlancar mobilitas masyarakat.
"Kalau jalan bagus tentu akses jadi lebih lancar dan kami berterima kasih kepada pemerintah," tutupnya.(*)
Editor :Andry