Surau Darussalam Lubuk Lunang Kembali Adakan Penyembelihan Hewan Qurban
Proses pengulitan hewan Qurban di surau Darussalam Rumbio.
SIGAPNEWS.CO.ID | SILUNGKANG -- Gema takbir menyelimuti seluruh pelosok negeri, apalagi dengan serempaknya pelaksanaan shalat ID yang digelar diberbagai penjuru negeri yang jatuh pada hari kamis tanggal 27 mei 2026.
Tidak ketinggalan nagari silungkang, Serentak melaksanakan Shalat ID baik di desa muarokalaban, maupun desa silungkang oso, silungkang duo dan silungkang tigo..
Demikian juga halnya dengan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang sebagian besar dilaksanakan pada hari ini kamis, 28 mei 2026. Tidak ketinggalan dusun Rumbio desa silungkang Duo. Alhamdulillah sudah tiga tahun ini menggiatkan kembali pelaksanaan ibadah qurban di surau Darussalam Rumbio atau yang dikenal juga dengan surau Lubuak Lunang.
Diawali 2024 inisiatif pengurus untuk kembali menghidupkan ibadah qurban di surau tsb dan akhirnya ditahun tsb baru satu hewan qurban yang bisa dilaksanakan oleh peserta baik yang dikampung maupun dirantau..
Alhamdulillah tahun 2025 sapi kurban meningkat menjadi 2 meskipun dibantu satu nomor oleh bapak wakil walikota H.Jeffry hibatullah pada saat itu untuk mencukupi pada peserta yang terakhir, dan Alhamdulillah tahun ini 2026 dengan 2 hewan qurban, walaupun sebenarnya masih banyak peserta yang ingin berqurban di mushalla ini, namun karena keterbatasan panitia belum bisa menerima lebih dari 2 ekor sapi ungkap pak zatasman atau pak ujang selalu ketua mushalla Darussalam.
Kegiatan yang dikomandoi oleh ustadz Hamdani yang bertindak sekaligus sebagai juru semblih dibantu oleh jamaah mushalla, sekretaris desa ernayenti, serta beberapa warga. Kegiatan ini berlangsung dimulai dari jam 07:30 dan berakhir pada pukul 13:30 dengan pembagian daging kurban untuk dusun Rumbio, aurduri dan kebun jeruk.
Menariknya peserta qurban bukan hanya warga dusun Rumbio silungkang duo namun juga dari desa silungkang tigo, silungkang oso dan juga muarokalaban..
Sistem penyemblihan, urungan peserta kurban dan pendistribusian daging kurban serta pelaporan yang transparan dari panitia membuat masyarakat mempercayakan ibadah kurban mereka kepada kami ungkap Hamdani yang juga sebagai imam di mushalla tsb.
Selaku panitia yang mewakili peserta kurban, setiap apa yang akan dikerjakan kami buatkan grup khusus untuk mendiskusikannya, mulai dari mencari hewan, masalah kulit,tata cara penyemblihan, biaya jagal dsb didiskusikan dengan memunculkan dalil demi terlaksanakan ibadah qurban yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah s.a.w. tambah ustadz Hamdani.
Terakhir utk distribusi bagi masyarakat sekitar dibagikan kupon dengan bekerjasama dengan pak dusun Rumbio bapak Novrizal atau yang akrab dipanggil rotex.
Semoga ditahun berikutnya pelaksanaan akan lebih baik lagi dan masyarakat mendapatkan manfaatnya. (*)
Editor :Andry