Konferensi Wakaf Internasional di Padang Resmi Dibuka, Bahas Penguatan Tata Kelola dan Ekonomi Umat
Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Konferensi Wakaf Internasional resmi dibuka pada Sabtu (15/11/2025) di Hotel Truntum Kota Padang. Pembukaan acara ditandai dengan sambutan dari sejumlah tokoh nasional yang hadir dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Sumatera Barat ke-80 dan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.
Acara dibuka dengan pemaparan Mantan Wakil Presiden RI ke-13, KH. Ma'ruf Amin, yang menegaskan besarnya potensi wakaf nasional. Dalam penyampaiannya, Ma’ruf Amin menyoroti perlunya penguatan tata kelola, kapasitas SDM, serta modernisasi sistem pengelolaan agar wakaf dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Pengelolaan wakaf yang modern dapat dimanfaatkan untuk pembangunan perguruan tinggi, rumah sakit, UMKM, hingga investasi global demi kesejahteraan umat,” ujarnya dalam sambutan resmi pembukaan.
Setelah itu, Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid memberikan laporan mengenai kajian potensi ekonomi wakaf Indonesia yang mencapai Rp2.000 triliun per tahun, namun baru 0,17 persen yang berhasil dikelola. Hal ini menjadi salah satu poin pembahasan utama konferensi yang berlangsung dua hari.
“Pemanfaatan wakaf secara produktif memerlukan tata kelola yang inovatif dan terbuka terhadap kerja sama internasional,” katanya dalam sesi berikutnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, yang mengapresiasi penyelenggaraan konferensi sebagai langkah strategis memperkuat literasi dan kerja sama dalam pengembangan wakaf. “Semoga ada hasil dari pertemuan ini dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Gubernur Sumatera Barat Mahyedi Ansarullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sumbar memiliki sejarah panjang dalam tradisi wakaf dan pendidikan Islam. Ia berharap konferensi ini mampu memperluas kolaborasi untuk penguatan wakaf produktif di daerah.
“Melalui konferensi ini, diharapkan lahir kolaborasi baru untuk memperkuat peran Sumbar dalam pengembangan ekonomi syariah,” kata gubernur.
Kegiatan Wakaf Internasional ini mengangkat tema “Wakaf untuk Pembangunan Berkelanjutan” dan dihadiri tokoh nasional serta delegasi dari Arab Saudi. Acara dijadwalkan berlangsung hingga 16 November 2025.(*)
Editor :Andry