Kajati Sumbar Paparkan Kinerjanya Dihadapan Wartawan
Kejati Sumbar gelar pers rilis.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG -- Memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat memaparkan rangkuman capaian kinerja seluruh bidang periode Januari hingga Agustus 2026.
Pemaparan ini menjadi wujud komitmen transparansi dan akuntabilitas institusi kepada masyarakat Sumbar.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar Dedie Tri Haryadi kepada media, Selasa (2/9/2026) mengatakan, banyak capaian positif yang telah dicapai pada masing masing bidang di Kejati Sumbar.
Ia menegaskan, di usia ke-81 Kejaksaan akan terus meningkatkan kualitas tugas dan pelayanan melalui sinergi, profesionalisme, integritas, serta inovasi.
“Seluruh capaian ini menjadi motivasi untuk terus evaluasi dan perbaikan, agar Kejaksaan menghadirkan penegakan hukum yang responsif, transparan, humanis, berkeadilan, dan memberi kepastian hukum bagi masyarakat Sumbar,” ujarnya.
Capaian Masing-Masing Bidang
Seperti Bidang Pembinaan, telah mencatatkan kinerja di atas target Renstra 2026. Nilai SAKIP Kejaksaan RI mencapai 89,75 dari target 73. Tingkat kepatuhan SOP 100 persen dari 23 satuan kerja, melampaui target 85 persen. Indeks Kepuasan Layanan Internal 85,86 dan utilisasi sarana prasarana 88,1 persen.
Kemudian Dedie juga menyampaikan capaian kinerja Bidang Intelijen, yang telah aktif melakukan operasi penyelidikan, pengamanan, penggalangan, serta PAKEM sebanyak 2 kegiatan. Sebanyak 8 buronan/DPO berhasil diamankan. Di bidang penerangan hukum, menggelar 6 kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, 2 kali Jaksa Menyapa, dan 1 Penerangan Hukum.
Lalu ada Bidang Pidum yang sudah menjalankan Restorative Justice untuk perkara yang memenuhi syarat.
Sementara Bidang Pidsus mencatat 100 persen kepatuhan input perkara di CMS dan utilisasi sarpras 100 persen. Penanganan perkara korupsi dan TPPU sukses 100 persen dari target. Penyelamatan dan pengembalian kerugian negara mencapai 50 persen, dengan optimalisasi asset tracing sejak penyelidikan. SKM bidang penegakan hukum tercatat 80 persen.
Juga ada Bidang Datun melayani 625 layanan hukum dan menandatangani 237 MoU yang masih berlaku. Ada 11 inovasi layanan seperti “Sabana Elok” dan “Saba Manjadi”, layanan hukum gratis di ruang publik, pendampingan sertifikasi tanah aset desa dan wakaf, hingga konsultasi hukum via WhatsApp.
Datun juga mendampingi Proyek Strategis Nasional di Sumbar seperti Jalan Tol Pekanbaru–Padang Panjang–Sicincin, Flyover Panorama I Sitinjau Lauik, serta pengembangan pelabuhan Teluk Tapang dan Carocok Painan.
Bidang Pengawasan juga melakukan inspeksi pada 17 Kejari dan 6 Cabjari. 15 laporan pengaduan masyarakat Januari-Juli 2026 seluruhnya telah ditindaklanjuti. Prestasi membanggakan, Kejati Sumbar meraih Predikat Terbaik II se-Indonesia dalam Penilaian Kinerja Bidang Pengawasan Semester I 2026.
Untuk Bidang Pemulihan Aset, berhasil menelusuri aset PT MAM Energindo senilai Rp15,362 miliar. Inovasi digital “Lapau Ancak” diterapkan di 15 satker dan meningkatkan penjualan 71,87% dengan PNBP Rp111,746 juta. Lelang Serentak 2026 melibatkan 15 satker, 60 lot, 1.222 peserta dengan tingkat keterjualan 88,33% dan setoran ke negara Rp1,057 miliar. Total PNBP dari pemulihan aset mencapai Rp3,161 miliar.
Ada juga Bidang Pidana Militer yang sudah melakukan 18 kegiatan koordinasi penanganan perkara koneksitas bersama Oditurat Militer I-04 Padang pasca berlakunya UU No 20 Tahun 2025 tentang KUHAP.(*)
Editor :Andry