Hadiri Sarasehan bersama Mitra Kerja, Beni Utama: Generasi Muda Jadi Perhatian Utama
Anggota Komisi III DPR RI, Benny Utama.
SIGAPNEWS.CO.ID | PASAMAN -- Anggota Komisi III DPR RI, Benny Utama, menggelar sarasehan bersama mitra kerja melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Badan Narkotika Kabupaten (BNK), serta Lembaga Anti Narkotika (LAN).
Kegiatan ini turut dihadiri unsur perguruan tinggi, Organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, serta utusan pelajar tingkat SLTA se-Kabupaten Pasaman, Kamis (15/10/2026).
Sarasehan berlangsung di Lantai III Kantor Bupati Pasaman tersebut menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian dan membangun sinergi dalam menghadapi persoalan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.
Sejumlah unsur pendidikan dan organisasi masyarakat yang hadir di antaranya perwakilan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI), YAPPAS, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), serta utusan dari berbagai sekolah lanjutan tingkat atas di Kabupaten Pasaman.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika membutuhkan kerja sama lintas sektor. Persoalan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum dan lembaga terkait, tetapi juga memerlukan peran aktif dunia pendidikan, keluarga, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan kalangan pemuda.
Generasi muda menjadi perhatian utama
Kehadiran para pelajar dalam sarasehan ini memiliki arti penting. Generasi muda merupakan kelompok perlu dibekali pengetahuan, pemahaman, serta keteguhan sikap agar mampu mengenali bahaya narkotika dan menolak segala bentuk penyalahgunaannya.
Melalui dialog dan pertukaran pandangan, sarasehan diharapkan dapat memperluas pemahaman peserta mengenai pentingnya pencegahan sejak dini, membangun lingkungan pergaulan sehat, serta mendorong keberanian untuk melaporkan indikasi penyalahgunaan narkotika melalui saluran yang tepat.
Perguruan tinggi dan organisasi kepemudaan juga memiliki posisi strategis dalam menyebarluaskan edukasi antinarkoba.
Kampus dapat menjadi pusat literasi dan diskusi, sementara organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, serta KNPI dapat mengambil peran dalam membangun gerakan pencegahan menjangkau lingkungan masyarakat hingga tingkat nagari.
Sinergi harus berlanjut menjadi aksi nyata
Sarasehan ini diharapkan tidak berhenti sebatas pertemuan dan diskusi, tetapi mampu melahirkan langkah-langkah konkret dapat diterapkan secara berkelanjutan di Kabupaten Pasaman.
Kolaborasi antara BNN, BNNP, BNK, LAN, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan sekolah dapat diwujudkan melalui edukasi berkala, sosialisasi bahaya narkotika, penguatan ketahanan keluarga, serta pembentukan lingkungan pendidikan sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Dengan keterlibatan seluruh elemen tersebut, Kabupaten Pasaman diharapkan semakin memperkuat upaya perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika.
Pesan ini ditegaskan melalui sarasehan adalah bahwa perang melawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan.
Pencegahan, pendidikan, kepedulian keluarga, dan gerakan bersama masyarakat harus berjalan seiring demi menjaga masa depan generasi muda Pasaman, ungkap Anggota Komisi III DPR RI Benny Utama, SH. MM. (*)
Editor :Andry