Banjir Meluas di Kota Solok, Ribuan Warga Terendam di Tujuh Kelurahan
Banjir merendam kawasan Gawan, Kecamatan Tanah Garam, Kota Solok
SIGAPNEWS.CO.ID | SOLOK - Banjir yang terjadi di Kota Solok merendam sejumlah wilayah pemukiman. Hujan deras berkepanjangan sejak pagi membuat debit air Sungai Batang Lembang dan Batang Gawan meningkat tajam hingga meluap ke permukiman warga.
Kalaksa BPBD Kota Solok, Edrizal, mengatakan banjir kini menggenangi lima kelurahan di Kecamatan Lubuk Sikarah dan dua kelurahan di Kecamatan Tanjung Harapan. “Banjir merendam wilayah Tanah Garam, KTK, Sinapa Piliang, VI Suku, IX Korong, serta dua kelurahan di Tanjung Harapan yaitu Koto Panjang dan Nan Balimo,” ujarnya.
Di Tanah Garam, banjir menjadi yang terparah dengan 516 KK atau 2.176 jiwa terdampak dan 330 rumah terendam. Warga kelompok rentan juga turut menjadi korban, termasuk 18 balita, 68 lansia, dan 3 penyandang disabilitas.
Kelurahan KTK mencatat 110 KK dan 331 jiwa terdampak, diikuti Koto Panjang dengan 55 KK dan 176 jiwa. Sementara itu, di Sinapa Piliang terdapat 18 KK dan 73 jiwa, di Nan Balimo 6 KK dan 26 jiwa, di Aro IV Korong 33 KK dan 115 jiwa, serta VI Suku 14 KK dan 50 jiwa.
“Total warga terdampak mencapai 752 KK atau 2.947 jiwa, termasuk 85 balita dan 122 lansia,” tambah Edrizal.
Hingga Senin sore, banjir belum menunjukkan tanda-tanda surut. Air masih menggenangi permukiman dan jalan utama di beberapa titik. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Damkar, Dinsos, dan Tagana terus melakukan evakuasi warga, terutama balita, lansia, dan mereka yang rumahnya berada di lokasi berisiko.
“Kami masih melakukan monitoring ke seluruh titik banjir. Hujan masih turun, kami minta warga tetap waspada dan segera mengungsi bila air kembali naik,” kata Edrizal.
Banjir yang merata di dua kecamatan ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Solok. Hingga malam hari, petugas terus berjibaku memastikan keselamatan warga, sembari menunggu hujan reda agar debit air tidak kembali meningkat.(*)
Editor :Andry