27 Ribu Warga Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Padang
Tim BPBD melakukan evakuasi terhadap warga di Padang
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak beberapa hari terakhir mencapai puncaknya pada Selasa. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banjir meluas di berbagai titik, membuat ribuan rumah terendam dan aktivitas warga lumpuh.
Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyebut banjir kali ini sebagai salah satu yang paling luas dalam beberapa tahun terakhir. “Hujan mengakibatkan banjir di mana-mana, puluhan ribu warga ikut terdampak,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kota Padang, sebanyak 27.433 warga terdampak banjir. Kecamatan Koto Tangah menjadi wilayah paling parah dengan 20.983 warga terendam air. Kawasan ini sejak lama dikenal rawan banjir setiap curah hujan meningkat.
Selain Koto Tangah, banjir juga melanda berbagai kecamatan lain. Di Kecamatan Nanggalo terdapat 2.232 warga terdampak, Padang Utara 1.486 warga, Lubuk Begalung 893 jiwa, Pauh 741 jiwa, dan Kuranji 601 jiwa. Sementara di Padang Barat terdapat 321 jiwa terdampak, Padang Timur 150 jiwa, dan Bungus Teluk Kabung 26 jiwa.
“Korban terdampak banjir ada di sembilan kecamatan,” kata Hendri.
Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan fasilitas warga. BPBD mencatat dua rumah hanyut, 61 rumah rusak sedang, 17 rumah rusak ringan, satu rumah ibadah rusak, dua titik longsor, serta dua petak sawah rusak berat.
Penanganan darurat masih berlangsung. Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Damkar, serta relawan terus melakukan pendataan dan membantu warga yang membutuhkan evakuasi.
“Data ini masih bersifat sementara. Kami terus memperbarui informasi terkait banjir, longsor, dan bencana lain yang terjadi hari ini,” tutup Hendri Zulviton.
Hingga malam, hujan masih turun dengan intensitas ringan. Warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan longsor di wilayah perbukitan.(*)
Editor :Andry