Jemaah Kloter 1 Padang Ambil Miqat di Bir Ali, Kumandangkan Talbiyah Menuju Makkah
Setelah mengambil miqat di Masjid Bir Ali, para jemaah mengenakan pakaian ihram dan bersiap untuk menunaikan salat sunnah ihram.
SIGAPNEWS.CO.ID | MADINAH — Sebanyak 391 jemaah haji Kloter 1 Embarkasi Padang mengambil miqat di Masjid Bir Ali pada pukul 18.00 waktu setempat, sebagai awal dimulainya pelaksanaan umrah wajib.
Setibanya di miqat, para jemaah mengenakan pakaian ihram dan melaksanakan salat sunnah ihram. Setelah itu, jemaah melafalkan niat umrah, “Labbaikallahumma ‘umratan,” sebagai bentuk kesiapan menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Usai niat dipasang, jemaah memperbanyak bacaan talbiyah sepanjang perjalanan. Lafaz yang dikumandangkan adalah, “Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk, laa syariika lak.” Lantunan talbiyah tersebut menggema, menambah suasana khusyuk dan haru di antara para jemaah.
Perjalanan ini dipimpin oleh Ketua Kloter 1 Embarkasi Padang, Ibu Dian Khairaty, serta didampingi pembimbing ibadah, Bapak Zulheldi. Keduanya secara aktif memberikan arahan kepada para jemaah agar seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib dan sesuai tuntunan, mulai dari pengambilan miqat hingga perjalanan menuju Makkah.
Salah seorang jemaah asal Padang, Bapak Ican Bin Thalib, yang berdomisili di Pitameh, Tanjung Saba, Kecamatan Lubuk Begalung, mengaku terharu dan bersyukur dapat menunaikan ibadah ke Tanah Suci bersama istrinya.
“Kami sangat terharu dan bersyukur bisa sampai di titik ini. Sejak niat di miqat dan melantunkan talbiyah, hati terasa bergetar. Ini adalah momen yang sudah lama kami nantikan bersama istri. Semoga kami diberikan kesehatan dan kelancaran hingga seluruh rangkaian ibadah selesai,” ungkapnya dengan penuh haru.
Perjalanan dari Madinah ke Makkah diperkirakan berlangsung sekitar lima hingga enam jam, tergantung kondisi perjalanan. Selama di perjalanan, jemaah diimbau untuk terus memperbanyak talbiyah serta menjaga kondisi fisik.
Momen ini menjadi bagian penting dalam perjalanan spiritual jemaah, sebagai awal dari rangkaian ibadah di Tanah Suci. Diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, khusyuk, serta memperoleh haji yang mabrur.(*)
Editor :Andry