Pemko Sawahlunto Buka Seleksi Terbuka Empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Tahun 2026
Kantor Walikota Sawahlunto.
SIGAPNEWS.CO.ID | SAWAHLUNTO -- Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto resmi membuka seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2026. Seleksi ini dilaksanakan secara terbuka dan kompetitif guna menjaring aparatur sipil negara (ASN) terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang baik.
Berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi Nomor 02/PANSEL-JPTP-SWL/2026, seleksi ini terbuka bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun kabupaten/kota se-Sumatera Barat yang memenuhi persyaratan.
Adapun jabatan yang akan diisi dalam seleksi ini meliputi empat posisi strategis, yakni Inspektur Daerah Kota Sawahlunto, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda), Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sawahlunto.
Dalam pengumuman tersebut dijelaskan sejumlah persyaratan umum yang harus dipenuhi pelamar, di antaranya berstatus sebagai PNS, memiliki kualifikasi pendidikan minimal strata satu (S1) atau diploma IV, berpangkat minimal Pembina (IV/a), serta memiliki pengalaman jabatan yang relevan.
Selain itu, pelamar juga diwajibkan memiliki rekam jejak yang baik, tidak pernah terlibat tindak pidana, serta tidak sedang menjalani hukuman disiplin. Batas usia maksimal pelamar saat pelantikan ditetapkan 56 tahun. Peserta juga diutamakan telah mengikuti pendidikan dan pelatihan kepemimpinan serta memiliki pengalaman minimal lima tahun pada bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang dilamar.
Proses pendaftaran dilaksanakan mulai 30 Maret hingga 13 April 2026. Pelamar diwajibkan mengunggah berkas administrasi melalui laman resmi ASN Karier Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta menyampaikan berkas lamaran ke Sekretariat Panitia Seleksi di BKPSDM Kota Sawahlunto.
Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, assessment, penulisan makalah, serta presentasi dan wawancara. Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan bobot penilaian mencakup penulisan makalah sebesar 20 persen, assessment 25 persen, wawancara 35 persen, serta rekam jejak 20 persen.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, tahapan assessment akan dilaksanakan pada 17 hingga 19 April 2026, dilanjutkan dengan pengumuman hasil assessment pada 23 April 2026. Sementara itu, presentasi makalah dan wawancara dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 26 April 2026. Pengumuman hasil akhir seleksi terbuka direncanakan pada 4 Mei 2026.
Panitia seleksi menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apapun. Peserta juga diimbau untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dalam proses seleksi.
Melalui seleksi terbuka ini, Pemko Sawahlunto berharap dapat memperoleh pejabat pimpinan tinggi pratama yang profesional, berintegritas, dan mampu mendorong peningkatan kinerja pemerintahan serta percepatan pembangunan di Kota Sawahlunto.
Kepala BKPSDM Kota Sawahlunto, Halomoan, menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan sistem merit secara konsisten.
“Seleksi ini kita laksanakan secara terbuka, transparan, dan objektif, sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh ASN yang memenuhi syarat untuk berkompetisi secara sehat,” kata Holomoan di ruang kerjanya Senin (30/3/2026)
Ia menambahkan, proses seleksi tidak hanya menilai aspek administrasi, tetapi juga kompetensi, integritas, serta rekam jejak para peserta. Hal ini penting untuk memastikan pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan.
“Melalui tahapan seleksi yang komprehensif, kita ingin mendapatkan figur-figur terbaik yang mampu membawa inovasi, meningkatkan kinerja organisasi, serta mendukung percepatan pembangunan di Kota Sawahlunto,” katanya.
Halomoan juga mengimbau para peserta untuk mengikuti seluruh tahapan dengan serius dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan profesional dan bebas dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan aturan. Tidak ada pungutan biaya dalam seleksi ini,” tegasnya.(*)
Editor :Andry