Perumda AM Kota Padang Percepat Perbaikan Intake Latung Lori untuk Pulihkan Layanan Air Bersih
Dirut Hendra Pebrizal bersama pejabat terkait saat meninjau kerusakan Intake Latung Lori di Lubuk Minturun, Minggu (30/11/2025).
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang bergerak cepat melakukan penanganan kerusakan Intake Latung Lori di Lubuk Minturun yang terdampak banjir. Intake tersebut merupakan salah satu dari tiga sumber utama pasokan air baku bagi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Latung, selain Intake Garing dan Intake Latung Pompa.
Kondisi intake yang rusak itu ditinjau langsung oleh jajaran manajemen Perumda Air Minum Kota Padang bersama Anggota DPR RI Zigo Rolanda, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat, serta anggota DPRD Kota Padang, Minggu (20/11/2025).
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan kerusakan Intake Latung Lori berdampak signifikan terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat. Pasalnya, intake tersebut menjadi salah satu sumber utama air baku bagi IPA Latung.
“Akibat kerusakan intake ini, suplai air baku ke IPA Latung terhenti sehingga pelayanan air bersih di sejumlah wilayah mengalami gangguan. Kami bergerak cepat melakukan penanganan darurat agar layanan kepada pelanggan dapat segera dipulihkan,” ujar Hendra.
Ia menjelaskan, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Latung memiliki kapasitas produksi hingga 290 liter per detik dan melayani hampir 60.000 pelanggan di wilayah Kecamatan Koto Tangah, Kuranji, Nanggalo, serta sebagian Kecamatan Padang Utara.
Sebagai langkah awal, Perumda Air Minum Kota Padang telah mengerahkan alat berat berupa excavator untuk mempercepat perbaikan sementara pada Intake Latung Lori.
Setelah suplai air baku kembali mengalir secara bertahap, perbaikan permanen akan segera dilakukan guna meningkatkan ketahanan infrastruktur intake terhadap potensi bencana di masa mendatang.
“Kami memohon pengertian dan kesabaran masyarakat atas gangguan layanan yang terjadi. Perbaikan ini menjadi prioritas utama agar pelayanan air bersih dapat kembali normal secepat mungkin,” tambahnya.
Saat ini, beberapa instalasi pengolahan air lainnya seperti IPA Gadut dan IPA Lubuak Paraku telah beroperasi, namun belum maksimal. Sementara itu, IPA Gunung Pangilun baru berfungsi sekitar 50 persen dari kapasitas normal, sehingga percepatan perbaikan Intake Latung Lori menjadi sangat mendesak.
Sementara itu, Anggota DPR RI Zigo Rolanda menegaskan bahwa kerusakan Intake Latung Lori harus segera ditangani secara cepat dan terpadu mengingat perannya yang sangat vital dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Padang.
“SPAM Latung merupakan salah satu tulang punggung pelayanan air bersih di Kota Padang. Oleh karena itu, penanganan intake yang rusak akibat banjir ini harus menjadi prioritas utama agar layanan kepada masyarakat dapat segera kembali normal,” kata Zigo.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Perumda Air Minum Kota Padang, baik dalam penanganan darurat maupun perbaikan permanen, guna memastikan ketahanan infrastruktur air baku ke depan.
Hingga saat ini, Intake Latung Lori masih belum dapat berfungsi sehingga suplai air baku ke IPA Latung terhenti. Dampaknya, pelayanan air bersih di wilayah Kecamatan Koto Tangah, Kuranji, Nanggalo, serta sebagian Padang Utara mengalami gangguan. Perumda Air Minum Kota Padang menargetkan pemulihan suplai air dapat dilakukan secara bertahap seiring percepatan perbaikan intake. (*)
Editor :Riki Abdillah