Tim Pengabdian UNP Perkuat Karakter Sportif Siswa SMA Negeri 2 Sipora melalui Olahraga
Tim Pengabdian kepada Masyarakat UNP melaksanakan kegiatan edukasi dan praktik olahraga untuk memperkuat karakter sportif siswa SMA Negeri 2 Sipora, Kab. Kepulauan Mentawai, Sumbar, Senin (21/9/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | MENTAWAI – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan edukasi dan praktik olahraga untuk memperkuat karakter sportif siswa SMA Negeri 2 Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026).
Kegiatan bertajuk “Penguatan Karakter Sportif Siswa melalui Program Edukasi dan Praktik Olahraga sebagai Solusi Terpadu di SMA Negeri 2 Sipora Kepulauan Mentawai” ini diketuai Dr. Eko Purnomo, S.Or., M.Pd., M.I.Kom., dengan melibatkan SMA Negeri 2 Sipora sebagai mitra. Program tersebut menghadirkan Desi Purnama Sari, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber serta mendapat dukungan dari Kepala SMA Negeri 2 Sipora, Nofik Afriko, S.Pd.I., M.M.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa memperoleh pembekalan mengenai pentingnya sportivitas, kejujuran, kedisiplinan, kerja sama tim, kepemimpinan, dan pengendalian emosi. Edukasi kemudian dilanjutkan dengan praktik olahraga sebagai sarana menerapkan nilai-nilai tersebut secara langsung, seperti menaati aturan permainan, menghargai lawan, bekerja sama dalam tim, serta menerima hasil pertandingan dengan sikap lapang dada.
Ketua tim pengabdian, Dr. Eko Purnomo, menjelaskan bahwa olahraga memiliki peran penting sebagai media pendidikan karakter. Melalui aktivitas olahraga, siswa tidak hanya mengembangkan kemampuan fisik, tetapi juga belajar menerapkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan pengendalian diri.
“Sportivitas tidak hanya diperlukan ketika seorang siswa berada di lapangan. Nilai seperti kejujuran, disiplin, menghargai orang lain, bertanggung jawab, dan mampu menerima hasil merupakan karakter yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kepala SMA Negeri 2 Sipora, Nofik Afriko, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap program pengabdian ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari budaya olahraga di sekolah. Dengan demikian, nilai-nilai sportivitas tidak hanya diterapkan saat berolahraga, tetapi juga tercermin dalam proses pembelajaran dan kehidupan sehari-hari siswa.
Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian bersama pihak sekolah turut membahas upaya keberlanjutan program, termasuk mendorong para guru mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam pembelajaran dan berbagai kegiatan olahraga di sekolah.
Melalui kegiatan ini, UNP berharap olahraga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang sportif, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menghargai sesama, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.(*)
Editor :Andry








