Gubernur Mahyeldi: MTQ Jangan Hanya Seremonial Tetapi Diimplementasikan dalam Kehidupan
MTQN tingkat Provinsi ke-39 di Padang Panjang diikuti oleh 1.159 orang peserta, offisial dan dewan hakim 240 orang dan didukung operator IT.
"Ini sekaligus bisa menjadi evaluasi pembinaan kita terhadap generasi muda. Jika gagal, maka dalam pelaksanaan MTQ akan susah untuk mencari kafilah mewakili daerah," katanya.
Wali Kota Padang Panjang Fadli Amran mengatakan pelaksanan MTQ di daerah itu semakin mentasbihkan julukan daerah sebagai Kota Serambi Mekah. Apalagi melihat antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa.
"Sejak dulu padang Panjang terkenal dengan lembaga pendidikan Islam. MTQ semakin mengukuhkan Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekah," katanya.
Palaksanaan MTQ tersebut tetap menjaga penerapan protokol kesehatan. Didukung pula oleh fakta bahwa 87 persen warga padang Panjang sudah tervaksinasi.

"Kita juga lakukan rapid antigen bagi seluruh kontingen yang hadir," ujarnya.
Sementara itu Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Prof. Kamarudin Amir saat membuka secara resmi TWN tingkat Provinsi ke-39 di Padang Panjang mengapresiasi pemerintah daerah yang dinilai telah mampu memberikan pembinaan terhadap generasi muda berdasarkan Alquran.
"Atas nama Dirjen Bimas Islam dan Ketua Umum LPTQ Nasional saya bangga atas pelaksanaan MTQN ke-39 di Padang Panjang ini," katanya.
Ia mengungkapkan Pemerintah Indonesia memiliki kerjasama dengan negara UEA untuk mengirimkan 200 imam yang hafiz 30 juz Alquran dan bisa berbahasa arab ke UEA. Imam ini akan mengisi masjid di seluruh kota di UEA.
"Kami harapkan peserta dari MTQ ini bisa menjadi salah satu imam yang diberangkatkan ke UEA," ujarnya.(*)
Read more info "Gubernur Mahyeldi: MTQ Jangan Hanya Seremonial Tetapi Diimplementasikan dalam Kehidupan" on the next page :
Editor :Riki Abdillah
Source : Biro Adpim Setda Prov Sumbar
