PT Grafika Jaya Siapkan Rantai Pasok Minyak Goreng, Data Kebutuhan Masyarakat Jadi Acuan
kerja sama PT Grafika Jaya Sumbar dengan Koperasi Nusantara Minang Madani.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG -- PT Grafika Jaya Sumbar mulai menyiapkan langkah operasional untuk memasuki sektor distribusi pangan, salah satunya melalui penjajakan kerja sama dengan Koperasi Nusantara Minang Madani.
Kerja sama tersebut diarahkan pada penyediaan dan pendistribusian komoditas pangan, khususnya minyak goreng, dengan sasaran masyarakat serta pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Sebagai tahap awal, perusahaan melakukan pendataan kebutuhan masyarakat.
Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan pasokan, volume pengadaan hingga pola distribusi di lapangan.
Komisaris PT Grafika Jaya Sumbar, Hilma Damanhuri Djalil, mengatakan pendataan menjadi bagian penting sebelum program distribusi pangan dijalankan secara lebih luas.
“Sebagai BUMD, komitmen utama kami bukan sekadar bisnis, melainkan hadir menjadi solusi nyata bagi pemenuhan pangan masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Hilma dalam keterangannya di Padang.
Menurutnya, akurasi data di tingkat masyarakat diperlukan agar program yang disiapkan dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
Sementara itu, GM Divisi Pengembangan Bisnis PT Grafika Jaya Sumbar, Guswardi, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan aspek teknis dan operasional, terutama terkait sistem rantai pasok minyak goreng dari hulu hingga hilir.
“Secara teknis dan operasional, kami di Divisi Pengembangan Bisnis ingin memastikan bahwa sistem rantai pasok minyak goreng ini berjalan lancar dari hulu ke hilir,” katanya.
Ia menjelaskan, data kebutuhan masyarakat yang sedang dihimpun akan menjadi acuan dalam menentukan kesiapan pasokan serta volume pengadaan barang.
“Data tersebut akan menjadi dasar bagi kami dalam menyiapkan aspek operasional, terutama terkait kebutuhan pasokan dan penentuan volume pengadaan,” ujarnya.
Penjajakan kerja sama dengan Koperasi Nusantara Minang Madani ini menjadi bagian dari upaya PT Grafika Jaya Sumbar mengembangkan lini usaha di luar bisnis percetakan.
Selain membuka peluang pengembangan usaha BUMD, langkah tersebut diarahkan untuk mendukung ketersediaan komoditas pangan dan distribusi barang kebutuhan masyarakat di Sumatera Barat.
Program distribusi pangan tersebut masih berada pada tahap persiapan, dengan pendataan kebutuhan masyarakat dan penyusunan sistem rantai pasok sebagai bagian dari proses awal sebelum pelaksanaan lebih luas.(*)
Editor :Andry