PT Grafika Jaya Sumbar Data Kebutuhan Minyak Goreng Premium Warga dan UMKM Padang
Foto.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — PT Grafika Jaya Sumbar, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, mulai melakukan pendataan kebutuhan minyak goreng curah premium bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kota Padang.
Pendataan tersebut dilakukan melalui Divisi Pengembangan Bisnis sebagai bagian dari persiapan sebelum produk minyak goreng curah premium dengan harga khusus tersebut diluncurkan. Program ini menyasar dua kelompok pengguna, yakni rumah tangga serta pelaku usaha seperti UMKM dan toko.
Data yang dihimpun akan digunakan untuk mengetahui kebutuhan minyak goreng sekaligus menjadi dasar dalam menyiapkan volume pengadaan dan distribusi.
Warga Kota Padang yang berminat dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui Google Form yang disediakan PT Grafika Jaya Sumbar. Pendaftaran juga dapat dilakukan melalui WhatsApp dengan mengirimkan pesan teks ke nomor 0821-3881-9944.
Dalam pendataan tersebut, calon penerima diminta mencantumkan nama lengkap, alamat, nama usaha atau brand bagi pelaku bisnis, serta perkiraan kebutuhan minyak goreng dalam satu minggu. Komisaris PT Grafika Jaya Sumbar, Hilma Damanhuri Djalil, mengatakan pendataan menjadi tahapan penting untuk memastikan program yang disiapkan perusahaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Sebagai BUMD, komitmen utama kami bukan sekadar bisnis, melainkan hadir menjadi solusi nyata bagi pemenuhan pangan masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Hilma.
Menurutnya, data yang terkumpul akan membantu perusahaan memastikan distribusi produk nantinya dapat dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat maupun pelaku UMKM.
Sementara itu, GM Divisi Pengembangan Bisnis PT Grafika Jaya Sumbar, Guswardi, mengatakan data dari masyarakat menjadi dasar dalam menyiapkan aspek operasional, terutama terkait kebutuhan pasokan.
“Secara teknis dan operasional, kami di Divisi Pengembangan Bisnis ingin memastikan bahwa sistem rantai pasok minyak goreng ini berjalan lancar dari hulu ke hilir,” katanya.
Guswardi menjelaskan, data kebutuhan yang dihimpun melalui Google Form dan WhatsApp akan menjadi bahan perhitungan dalam menentukan volume pengadaan. Dengan demikian, ketika produk resmi diluncurkan, ketersediaan pasokan dapat disiapkan sesuai kebutuhan.
PT Grafika Jaya Sumbar berharap program tersebut dapat memberikan alternatif bagi masyarakat dan pelaku UMKM dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng sekaligus mendukung kelancaran pasokan di Kota Padang.
Masyarakat yang berminat mengikuti program tersebut diimbau segera menyampaikan data kebutuhan agar dapat menjadi bagian dari perencanaan pengadaan dan distribusi produk saat peluncuran nantinya.(*)
Editor :Andry