Gerak Cepat TNI Respon Bencana Banjir Bandang
TNI membersihkan sisa-sisa longsor.
SIGAPNEWS.CO.ID | SOLOK -- Kawasan Komplek Kantor Bupati Solok dan sekitarnya diterjang banjir bandang (galodo) disertai longsoran material berupa pasir, batu, dan lumpur.
Hujan deras sejak sore sebelumnya memicu longsor dari bukit di belakang kompleks perkantoran, menerjang area strategis dan memutus akses jalan lintas Solok–Padang.
Gerak cepat Tentara Nasional Indonesia (TNI) langsung mengerahkan personel gabungan ke lokasi bencana, terdiri dari Kodim 0309/Solok 60 personel, Batalyon TP 951/PM 90 personel dan berkoordinasi dengan unsur Brimob, Polres, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat
Total lebih dari 120 personel gabungan TNI dan mitra telah diterjunkan sejak dini hari untuk penanganan darurat.
Kodim 0309/Solok juga mengerahkan peralatan untuk mendukung operasi dengan 3 unit alat berat, yaitu 1 unit Ekskavator, 1 unit Wheel Loader dan 1 unit Beko Dozer
Tugas Utama yang dilaksanakan Personel TNI dilapangan seperti pembersihan material galodo diakses jalan utama Padang–Solok, pencarian dan pertolongan 2 warga yang belum ditemukan serta pembersihan lumpur dan material pemukiman warga.
Danrem 032Wbr Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A. dihubungi media menjelaskan, telah mendapatkan informasi kejadian dan sudah memerintahkan Jajarannya Kodim 0309/Solok dan Yonif TP 951/PM untuk bergerak cepat tanpa menunggu perintah panjang.
"TNI selalu berada di barisan terdepan saat rakyat membutuhkan. Tanpa menunggu perintah panjang, personel Kodim 0309/Solok dan Yon TP 951/PM langsung bergerak ke lokasi sejak kejadian. Mengabdi untuk rakyat adalah tugas utama kami, baik saat damai maupun saat bencana,"katanya Selasa (22/9/2026).
Danrem 032/Wbr menghimbau untuk masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif jalan lingkar pintu angin dengan tertib.
"Hindari mendekat ke area rawan longsor dan selalu ikuti informasi resmi dari pihak berwenang,"tutupnya.(*)
TNI membersihkan sisa longsor dengan alat. Ist
Editor :Andry