Mahasiswa Inbound Datang Dari Berbagai Negara Gelar Kegiatan di Kampus III Unand Dharmasraya
Kegiatan Mahasiswa inbound yang dilaksanakan mengusung konsep pengabdian kepada masyarakat Internasiona
SIGAPNEWS SUMBAR | DHARMASRAYA -- Mahasiswa inbound atau program pertukaran mahasiswa dalam negeri yang datang dari Vietnam, Kamboja, Madagaskar dan Timor Leste dari Universitas An Giang dan Universitas Kien Giang, menggelar berbagai kegiatan di Kampus III Unand Dharmasraya pada 24, 25 Juni 2023. Kegiatan yang dilaksanakan mengusung konsep pengabdian kepada masyarakat Internasional.
Mahasiswa dari Vietnam 20 orang, Kamboja sebanyak 12 orang, Madagaskar sebanyak 1 orang dan Timor Leste sebanyak 1 orang. Selain mahasiswa luar negeri, ada juga mahasiswa dalam negeri yang berasal dari beberapa Perguruan Tinggi antara lain, Universitas Riau, Universitas Negeri Padang, Universitas Jambi, Universitas Dharmas Indonesia, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Sakinah Dharmasraya, Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang.
Di hari pertama kegiatan diawali dengan outbound atau aktivitas pengembangan diri yang dilangsungkan di halaman Kampus III Unand setempat, Sabtu (24/6/2023) siang, dan dilanjutkan malam harinya dengan acara Kesenian World Class University. Minggu (25/6/2023) dilaksanakan kegiatan penyuluhan di Mushalla Al- Ikhwan, Jorong Tabek Pelayangan, Nagari IV Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung, menghadirka Narasumber yakni, Prof. Dr. Ir. Aswandi Anwar, SP tentang budidaya aren, Dr.Ir.Edwin, Sp tentang kondisi sungai Batanghari, dan Hem Kimhong, Sp asal Combodia tentang Sungai Mekong.
Prof. Dr. Ir. Aswandi Anwar, mengatakan, di tepian Sungai Dareh, ada tanaman yang potensial dikembangkan yaitu, Aren. Produk turunnnya yaitu gulaaren. Gula aren merupakn gula yang memiliki nutrisi yang tinggi. Dibandingkan dengan gula merah dan gula pasir, gula aren lebih tinggi kalium, magnesium, seng, zat besi, fosfor, nitrogen, dan natrium. Gula pasir juga termasuk sumber makanan yang hanya tinggi kalori saja tapi gizinya minim. Berbeda dengan gula aren yang kaya akan mineral yang diperlukan tubuh.
“Inilah mengapa orang tua kita zaman dahulu mereka sehat-sehat dan sangat jarang kita jumpai mereka zaman dulu mengidap penyakit yang berat-berat seperti diabetes atau penyakit yang disebabkan oleh berlebihnya kandungan gula dalam tubuh kita,” terangnya.
Lanjut, Aswandi, di alam, terdapat hubungan antara tanaman dan lingkungannya dan sala satunya dalah mikroorganisme. Tanaman dan mikroorganime tersebut melakukan simbios mutualisme. Kit menyebut mikrooganisme ini PGPR atau Plant Promoting Rhizobacteria. Banyak penelitan melaporkan bahwa rhizobacteria mampu meningkatkan produksi tanaman dan melawan patogen tanaman.
Read more info "Mahasiswa Inbound Datang Dari Berbagai Negara Gelar Kegiatan di Kampus III Unand Dharmasraya" on the next page :
Editor :Riki Abdillah