UNP Dorong Kelurahan di Kota Padang Aktif Manfaatkan Media Sosial untuk Informasi Publik
Kepala Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis (KKPS) Universitas Negeri Padang (UNP), Dr. Haris Satria, M.Sn., saat memberikan materi pada Sekolah Keterbukaan Informasi UNP Angkatan III.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG – Kepala Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis (KKPS) Universitas Negeri Padang (UNP), Dr. Haris Satria, M.Sn., mendorong pemerintah kelurahan di Kota Padang memanfaatkan media sosial secara optimal sebagai kanal penyampaian informasi publik kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Haris saat menjadi narasumber dalam Sekolah Keterbukaan Informasi Publik Bersertifikat 2026 Angkatan III yang digelar UNP, Senin (14/9/2026). Dalam materi bertajuk Social Media Activation, Haris menekankan pentingnya pengelolaan media sosial yang dimulai dari pemetaan kebutuhan informasi di masing-masing kelurahan.
Menurutnya, media sosial dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan informasi pemerintahan secara cepat, mudah, dan luas. Karena itu, setiap kelurahan perlu memiliki perencanaan konten yang terarah sebelum informasi dipublikasikan melalui kanal resmi.
“Karena itu, kelurahan perlu mulai menyusun dan merencanakan konten yang akan dipublikasikan melalui kanal resmi,” ujar Haris.
Dalam materi tersebut, peserta juga diarahkan untuk menyusun konten secara terencana, mulai dari Konten 1 hingga Konten 9. Perencanaan ini diharapkan membantu kelurahan mengelola media sosial secara konsisten sesuai kebutuhan dan karakter masyarakat.
Haris yang juga Kepala Sekolah Keterbukaan Informasi (KI) UNP dan anggota Tim Percepatan Pendidikan Kota Padang, menyampaikan materi kepada peserta yang terdiri atas 104 lurah se-Kota Padang serta unsur PPID.
Ia menjelaskan, berbagai informasi mengenai pelayanan publik, program pemerintah, kegiatan kelurahan, hingga perkembangan lingkungan dapat dikemas menjadi konten yang informatif dan menarik sesuai karakter masing-masing platform media sosial.
Pemanfaatan media sosial secara terencana, lanjutnya, tidak hanya memperluas jangkauan informasi, tetapi juga dapat mendukung keterbukaan informasi publik serta memperkuat komunikasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat.(*)
Editor :Andry